Home News Basarnas evakuasi mayat perempuan di Pulo Aceh, diduga jenazah imigran Rohingya
News

Basarnas evakuasi mayat perempuan di Pulo Aceh, diduga jenazah imigran Rohingya

Share
Basarnas evakuasi mayat perempuan di Pulo Aceh, diduga jenazah imigran Rohingya
Tim SAR gabungan mengevakuasi satu mayat perempuan tanpa identitas di perairan Pulo Aceh, Jumat (29/3/2024). FOTO : Basarnas Aceh
Share

POPULARITAS.COM – Tim SAR gabungan kembali mengevakuasi satu mayat perempuan yang di perairan Pulo Aceh, Aceh Besar, Jumat (29/4/2024).

Jasad tanpa identitas yang diperkirakan berusia sekitar 15 tahun ini dievakuasi usai Basarnas Banda Aceh menerima laporan dari personel Polsek Pulo Aceh.

“Benar, tadi pagi sekitar pukul 10.30 WIB kita menerima informasi adanya penemuan satu jenazah perempuan di perairan Pulo Aceh,” ujar Kepala Basarnas Banda Aceh, Al Hussain.

Usai menerima informasi ini, tim langsung bergerak ke lokasi menggunakan perahu karet. Jenazah, kata dia, dievakuasi pada posisi 4 mil arah Barat dari perairan Pulo Aceh.  “Jenazah kemudian dibawa ke Banda Aceh dan saat ini sudah dibawa ke RSUD Zainoel Abidin,” ucapnya.

Saat ditanya apakah mayat perempuan ini diduga juga warga Rohingya yang tenggelam pasca kapal terbalik di Aceh Barat beberapa waktu lalu, Al Hussain tak dapat berkomentar.  Namun yang pasti, kata dia, jenazah tak dapat dikenali karena tanpa identitas. “Yang sudah pasti tanpa identitas bang,” pungkasnya.

Share
Tulisan Terkait
News

Sekapur Sirih dr Zaini Abdullah

POPULARITAS.COM – Kecintaannya kepada tanah kelahirannya, membuat pria bersura bariton ini, tak...

News

Abu Doto Berpulang

POPULARITAS.COM – Mantan Gubernur Aceh Zaini Abdullah atau Abu Doto meninggal dunia...

News

Pemerintah Aceh Prihatin atas Insiden di KMP Aceh Hebat 2

‎‎POPULARITAS.COM –  Pemerintah Aceh menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas insiden yang...

HukumNews

Kemenkum Aceh Desak Bener Meriah Bikin Qanun Perlindungan Alpukat hingga Gula Enau

POPULARITAS.COM –  Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Aceh mendesak Pemerintah Kabupaten...

Exit mobile version