Home News Begini Dampak Buruk Terlalu Sering Cuci Mobil
News

Begini Dampak Buruk Terlalu Sering Cuci Mobil

Share
Ilustrasi, cuci mobil. (foto: tempo)
Share

POPULARITAS.COM – Pemilik kendaraan roda empat pasti punya cara tersendiri untuk merawat kendaraannya terutama dalam mempertahankan warna cat mobilnya. Cukup sulit jika melakukan sendiri dirumah, hasilnya akan kurang maksimal.

Ini menjadi tugas dari banyaknya salon mobil. Seperti halnya perawatan untuk manusia, perawatan yang ditawarkan salon mobil juga beragam. Mulai dari eksterior, interior hingga detail kebersihan mesin. Kebiasaan salah dalam mencuci kendaraan juga berperan penting pada kondisi cat.

Seperti penggunaan jenis sampo yang asal, mencuci di bawah terik matahari juga tidak disarankan. Serta material alat mencuci yang tidak diperhatikan.

“Paling aman sebenarnya mencuci cukup dengan air bersih saja dan langsung di lap sampai kering, untuk mencegah timbulnya jamur. Menggunakan sampo khusus cuci mobil terlalu sering juga tidak disarankan karena bisa memberikan efek buruk buat cat,” ujar CEO Topcoat Indonesia, Christopher Sebastian seperti dilansir laman Kompas.com, Jumat (2/10/2020).

Bila terlalu sering mencuci mobil dengan sampo mobil yang asal, ada dua kemungkinan yang terjadi. Efek yang malah kerap terjadi adalah cat mobil menjadi buram. Ini diakibatkan tingginya kadar PH dari sampo cuci kendaraan.

“Setiap kali mobil dicuci, akan ada dua kemungkinan yakni menjadi bersih atau akan mengangkat cat aslinya (jadi buram). Hal itu dikarenakan sabun yang digunakan saat mencuci mobil bukan sabun khusus mobil dimana kadar PH-nya tinggi,” kata Christopher.

Cat mobil yang mulai memudar ini bisa dilihat secara langsung tergantung warna dasarnya. Seperti contoh, bila mobil berkelir hitam akan berubah lebih buram dan banyak baret halus.

Sedangkan mobil berwarna putih berubah menjadi kekuningan. Selain itu, pembersihan dengan menggunakan plas chamois (kain lap khusus cuci) yang terlalu sering juga menyumbang adanya baret halus pada mobil. Apalagi bila debu halus tidak diusir terlebih dahulu dengan air.

Editor: dani

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

BPK RI beri WTP ke-11 untuk Pemkab Pidie

POPULARITAS.COM – Pemkab Pidie raih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas  laporan...

News

Terima WTP dari BPK RI, Bupati Abdya : Bukti tata kelola keuangan transparan

POPULARITAS.COM – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kembali menorehkan prestasi membanggakan...

InternasionalNews

Demo Guru di Meksiko Jelang Piala Dunia: Urusan Kami Lebih Penting dari Sepak Bola

POPULARITAS.COM – Jelang dimulainya Piala Dunia 2026, situasi di ibu kota Meksiko...

News

BMKG: Aceh Masih Berpotensi Dilanda Hujan Lebat hingga Angin Kencang

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I...

Exit mobile version