Home Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Berselulup dan Diving di Taman Bawah Laut Sabang
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata AcehNewsWisata

Berselulup dan Diving di Taman Bawah Laut Sabang

Share
Menjajal alam bawah laut Pulau Rubiah, Sabang,
Share

POPULARITAS.COM – Pesona Bahari Pulau Weh, Sabang tak pernah mengenal musim, setiap hari ada  saja wisatawan yang datang untuk menikmati dan mengabadikan keindahan alam bawah lautnya. Pulau Rubiah merupakan Lokasi yang masih menjadi pilihan utama wisatawan setiap berkunjung ke Sabang.

Pulau Rubiah adalah surga tersembunyi di Sabang, Provinsi Aceh, yang terkenal dengan keindahan bawah lautnya. Menjadi bagian Pulau Weh, pulau ini menjadi destinasi favorit bagi pecinta berselulup (snorkeling) dan diving.

Air lautnya yang jernih dengan gradasi warna hijau dan biru ditambah hamparan pasir putih yang bersih, menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Sport snorkeling di kawasan ini kaya dengan ikan berwarna-warni dan dihiasi beragam terumbu karang. Sebagian tempat di pulau ini telah dinyatakan sebagai kawasan konservasi.

Selain itu, pantainya yang bersih dan suasana tenang menjadikannya tempat ideal untuk bersantai. Pulau ini juga memiliki nilai sejarah sebagai bekas tempat karantina haji pada masa kolonial.

Selain aktivitas bawah laut, Pulau Rubiah menawarkan jalur tracking ringan bagi pengunjung yang ingin menjelajahi alamperbukitannya. Fasilitas wisata cukup memadai, termasuk penyewaan peralatan snorkeling dan perahu. Lokasinya mudah diakses dengan perjalanan singkat menggunakan perahu dari Pantai Iboih.

Pulau yang terletak di seberang desa Iboih ini memiliki luas taman bawah lautnya 2600 haktar yang tumbuhi terumbu karang yang menjadi tempat hidup ikan hias.

Untuk tiba di Kawasan Pulau Wisata Laut ini bisa di tempuh dengan menggunakan kapal motor yang di sewakan melalui Pantai Iboih, Ataupun lewat penginapan yang menyewakan perahu motor dengan tarif mulai dari Rp 200.000 pulang pergi. Selain pulau Rubiah, ada 22 sport daiving dan snorkeling lainnya yang menjadi incaran wisatawan mancanegara saat berlibur ke Sabang.

Waktu yang paling tepat untuk berselulup sebaiknya pada pagi hari karena airnya masih bening bak kaca, sehingga keindahan bawah laut bisa dengan mata telanjang.

“Sebenarnya momen snorkeling yang bagus itu di pagi hari, di mana jarak pandang sangat sempurna dengan air biru masih jernih. Baik untuk snorkeling di dekat pantai, tak perlu jauh ke tengah,” kata Dafis salah satu guide selulup dan diving di Pulau Rubiah.

Ia juga mengatakan, wisatawan dapat menjelajahi alam bawah laut pada kedalaman 3 meter hingga 13 meter dengan pemandangan menarik, dihiasi beragam keindahan biota laut.

Selain ikan, mata semakin dimanjakan dengan berbagai jenis terumbu karang berwarna-warni. Bagai dalam akuarium raksasa, pengunjung bisa bercengkrama dengan ikan-ikan hias yang berenang di sekitar kita dan yang bersembunyi di balik batu karang.

Pantai Iboih dan Pulau Rubiah memang lokasi yang sangat cocok untuk menyegarkan pikiran. Ketenangan dan keelokan pantai nan eksotis, menjadikan suasana hati di pantai ini terasa tenang dan damai.

Bila anda pertama kali ke sabang maka disarankan untuk menyewa pemandu selam, Agar kesan dan kenangan anda bisa lebih tertata apik. Hingga kini ke asrian Pulau Rubiah Sabang masih terjaga dan di minati Wisatawan.

Keindahan alamnya membuat pulau ini menjadi daya tarik utama wisata Aceh. Jika berkunjung ke Sabang, jangan lewatkan Pulau Rubiah.

Memang ada puluhan lokasi penyelaman di Sabang dan semuanya memiliki pesona tersendiri. Tempat-tempat itu sudah sering dikunjungi oleh pecinta wisata dan olahraga selam.

Lokasi menyelam tersebut diantaranya, tempat bangkai kapal Jerman (Sophie Rickmers), Batee Dua Gapang, Batee Meuroron, Batee Meuduro, Batee Tokong, Batee Gla, Rubiah Utara, Rubiah Seagarden, Pante Peunateung, Pante Seuke, Pante Ideu, Long Angen atau Pantee Gua, Limbo Gapang, Arus Balee, dan Seulako Drift.

Tempat penyelaman menarik lainnya adalah di Sumur Tiga, Anoi Itam, Wreck Tugboat, Pulau Rondo, dan mobil karang.

“Semua titik penyelaman ini sudah dikunjungi para penyelam lokal maupun wisatawan asing,” jelas Dafis lagi.

Ia mengaku sudah sangat sering memandu wisatawan Eropa dan Asia. Mereka, antara lain, datang dari Malaysia, Australia, Swiss, Jerman, Portugal, Spanyol, Amerika, dan lain-lain.

“Ada yang khusus datang untuk menikmati keindahan pantai Pulau Weh dan menyelam,” kata pemandu snorkeling dan Daiving tersebut.

Dia berharap, pemerintah daerah maupun pemerintah pusat serius mengelola industri pariwisata di Kota Sabang secara professional untukmeningkatkan perekonomian masyarakat, dan pendapatan daerah.

 

 

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

BPK RI beri WTP ke-11 untuk Pemkab Pidie

POPULARITAS.COM – Pemkab Pidie raih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas  laporan...

News

Terima WTP dari BPK RI, Bupati Abdya : Bukti tata kelola keuangan transparan

POPULARITAS.COM – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kembali menorehkan prestasi membanggakan...

InternasionalNews

Demo Guru di Meksiko Jelang Piala Dunia: Urusan Kami Lebih Penting dari Sepak Bola

POPULARITAS.COM – Jelang dimulainya Piala Dunia 2026, situasi di ibu kota Meksiko...

News

BMKG: Aceh Masih Berpotensi Dilanda Hujan Lebat hingga Angin Kencang

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I...

Exit mobile version