Home News Bertambah 4, Pasien Positif Corona di Aceh Jadi 162 Orang
News

Bertambah 4, Pasien Positif Corona di Aceh Jadi 162 Orang

Share
Warga Garot, Jawa Barat dari Meulaboh Dirujuk ke RSUZA Diduga COVID-19
Ilustrasi. Simulasi penanganan pasien virus corona COVID-19 di Rumah Sakit Lavalette, Malang, Jawa Timur. (ANTARA FOTO/ARI BOWO SUCIPTO)
Share

BANDA ACEH (popularitas.com) – Pasien yang terkonfirmasi positif virus corona (Covid-19) di Aceh terus bertambah. Dilansir dari web resmi Dinas Kesehatan Aceh, jumlah pasien positif, Jumat 24 Juli 2020 mencapai 162 orang. Bertambah 4 kasus dari hari sebelumnya.

Adapun keempat pasien tersebut berasal dari Aceh Selatan, Bireuen, Lhokseumawe dan Banda Aceh masing-masing satu orang.

Kepala Dinas Kesehatan Aceh, Hanif membenarkan adanya penambahan kasus positif hari ini.

Sehingga, secara kumulatif, pasien positif corona di Aceh mencapai 162 orang. Dengan rincian, 91 sembuh, 61 dirawat di rumah sakit rujukan dan 10 meninggal dunia.

Sementara orang dalam kontak erat hari ini bertambah 1, secara kumulatif sebanyak 2332. Selesai masa pemantauan 2310 dan proses pemantauan 22 orang.

Sedangkan pasien kasus suspek hari ini berjumlah 135. Dengan rincian 131 telah selesai pengawasan dan sudah dipulangkan, dua dirawat dan dua meninggal dunia. (dani)

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
KriminalitasNews

Terduga Pelaku Pencurian Beserta Barang Bukti di Abdya Dicokok Polisi

POPULARITAS.COM – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Aceh Barat Daya...

News

Pemkab Pidie Jaya Cairkan Gaji ASN ke-13

POPULARITAS.COM –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya, mencairkan gaji ke-13 guna meringankan...

News

Prabowo Ungkap Alasan Beratnya Copot Dadan Hindayana

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto mengaku berat saat mengambil keputusan mencopot Dadan...

News

4 Fakta Kasus Dugaan Korupsi BGN yang Menjerat Dadan Hindayana Cs

POPULARITAS.COM – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan penyimpangan besar dalam tata kelola...

Exit mobile version