Home News BMA Sosialisasi Zakat kepada Ulama
News

BMA Sosialisasi Zakat kepada Ulama

Share
Share

BANDA ACEH (popularitas.com) – Sebanyak 60 ulama yang berdomisili di Banda Aceh dan Aceh Besar mengikuti sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dilaksanakan oleh Baitul Mal Aceh (BMA) di Hotel Kyriad, Rabu, 9 Oktober 2019. Sosialisasi ini dilaksanakan mengingat ulama sebagai panutan masyarakat dalam mensyiarkan agama Islam.

Kegiatan tersebut dibuka Kepala Sekretariat Baitul Mal Aceh, Rahmad Raden. Dalam sambutannya ia meminta para ulama yang hadir untuk memberikan dukungan kepada Baitul Mal Aceh agar terus menjadi lembaga yang kredibel dan bertanggung jawab.

“Sengaja kami undang para ulama bukan untuk menggurui, melainkan tugas kami selaku amil untuk melaksanakan sosialisasi ini agar tersampaikan kepada semua kalangan,” ujar Rahmad.

Rahmad juga menyampaikan kemampuan Baitul Mal dalam menghimpun dana zakat dan infak dari tahun ke tahun, terus meningkat secara signifikan.

Sosialisasi tersebut diisi oleh tiga pemateri, yaitu Ketua Dewan Pertimbangan Syariah BMA, Prof Ali Yasa’ Abubakar, Pakar Ekonomi Islam, dan Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh, Tgk Faisal Ali.

Prof Ali Yasa’ dalam pembahasannya lebih menjelaskan seputar kewajiban zakat. Ia mengatakan kewajiban itu tidak didiskusikan lagi karena sudah sepakat semua ulama, tetapi diskusi muncul berikutnya apakah zakat ibadah mahzah atau gairumahzah.

“Pada masa Nabi menunjukkan bahwa pemerintah mempunyai peran aktif dalam pengamalan zakat. Selain itu bagaimana sistem yang kita pilih untuk mengelola zakat,” jelas mantan Kepala Dinas Syariat Islam itu.

Ia menambahkan dalam qanun baru dan juga qanun lama, masih ada konten tentang zakat penghasilan dan simpanan. Harta simpanan sekarang bukan hanya emas dan uang, tetapi tanah juga wajib zakat misalnya dibeli dibiarkan dan akan dijual ketika harganya sudah mahal.

“Tanah-tanah yang ditelantarkan tanpa diproduktifkan sama seperti menyimpan emas, tetapi ketika diproduktifkan maka yang dizakati adalah hasilnya bukan lagi tanah,” ungkap guru besar UIN Ar-Raniry tersebut.

Pemateri kedua diisi oleh Dr M Yasir Yusuf MA menjelaskan tentang Pengembangan Baitul Mal dan Profesionalisme Pengelolaan ZISWAF Perspektif Qanun nomor 10 Tahun 2018. Sedangkan peran Tgk Faisal Ali menjelaskan tentang peran ulama terhadap Implementasi pengelolaan ZISWAF.

Sosialisasi ZIS untuk ulama tersebut diikuti oleh 60 peserta. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama setengah hari sejak pagi hingga pukul 14.00 WIB.*(RIL)

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Wagub Fadhlullah  Minta Pemkab Tuntaskan Pembangunan Huntap pada 2027

POPULARITAS.COM – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, atau akrab disapa Dek Fadh meminta...

News

Jangan Salah, Ini Beda Fungsi Air Purifier dan Humidifier

POPULARITAS.COM – Menjaga kualitas udara di dalam rumah bukan hanya soal membersihkan...

HukumNews

Dirjen Imigrasi Ungkap Modus Penipuan perekrutan WNI Jadi Tentara Bayaran Rusia

POPULARITAS.COM – Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko mengungkap modus penipuan yang merekrut...

News

Buku ‘Ilmu Kepolisian sebagai Bidang Studi’ karya Dedy Tabrani dibedah di Universitas Indonesia

POPULARITAS.COM – Para akademisi di Universitas Indonesia (UI) di Jakarta, gelar kegiatan...

Exit mobile version