POPULARITAS.COM – Cuaca dan hawa panas yang terasa menyengat di sejumlah wilayah Indonesia belakangan ini menjadi keluhan warganet di sosial media.
Saking panasnya, bahkan ada yang menyeletuk bahwa ada 10 matahari yang berada di atas kepalanya. Sebuah ungkapan yang menggambarkan betapa panasnya sejumlah wilayah Indonesia sekarang ini.
Deputi Bidang Klimatologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Ardhasena Sopaheluwakan, menjelaskan kondisi tersebut berkaitan dengan periode peralihan musim dari hujan menuju kemarau.
Sebagaimana diketahui, beberapa wilayah Indonesia sudah memasuki musim kemarau sejak akhir Maret. “Ada transisi dari musim hujan ke musim kemarau (yang membuat masyarakat merasakan cuaca panas),” jelas Ardhasena, Kamis (9/4/2026).
Selain itu, Ardhasena menegaskan bahwa kondisi panas yang dirasakan masyarakat saat ini tidak dipicu oleh fenomena El Nino.
Hal ini sesuai dengan apa yang ia jelaskan juga pada pernyataan resmi yang dirilis BMKG pada 5 April 2026 lalu.
Ardhasena mengatakan BMKG memprakirakan peluang berkembangnya fenomena El Niño pada semester kedua tahun ini. Ia menjelaskan, kondisi El Niño-Southern Oscillation (ENSO) dan Indian Ocean Dipole (IOD) terpantau masih berada pada fase Netral hingga akhir Maret 2026.
Kendati demikian, melalui permodelan iklim, ENSO diprediksi bisa berkembang menjadi fase El Niño pada semester kedua tahun 2026. “Pada saat ini, prediksi BMKG untuk intensitas El Niño berada pada kategori lemah hingga moderat dengan peluang 50-80 persen, dan mencatat adanya kemungkinan kecil (kurang dari 20 persen), fenomena ini berkembang menjadi kategori kuat,” paparnya.

Leave a comment