POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi empat titik panas (hotspot) di wilayah Aceh berdasarkan hasil pemantauan sensor MODIS pada Satelit Terra dan Aqua serta sensor VIIRS pada Satelit Suomi NPP dan NOAA20 per 14 Juni 2026.
Prakirawan BMKG, Miftahul Jannah, mengatakan keempat titik panas tersebut terdeteksi dengan tingkat kepercayaan sedang dan tersebar di sejumlah kabupaten.
“Dari hasil pemantauan sensor MODIS dan NOAA20/VIIRS, terdapat empat titik panas di Provinsi Aceh dengan tingkat kepercayaan sedang,” kata Miftahul Jannah, Minggu, (14/6/2026).
Ia menjelaskan, masing-masing titik panas terpantau di Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar, Kecamatan Trumon, Kabupaten Aceh Selatan, serta dua titik lainnya berada di Kabupaten Aceh Tenggara, tepatnya di Kecamatan Babul Makmur dan Lawe Sigala-gala.
Selain memantau keberadaan titik panas, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Aceh dalam beberapa hari ke depan.
Pada 15 Juni 2026, wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat meliputi Aceh Barat, Aceh Tenggara, Bireuen, Gayo Lues, dan Nagan Raya.
Adapun pada 16 Juni 2026, kondisi serupa diprakirakan terjadi di Aceh Tengah, Aceh Timur, Bireuen, Gayo Lues, dan Pidie Jaya.
Menurut Miftahul, kondisi cuaca tersebut dipengaruhi oleh aktifnya Gelombang Ekuatorial Rossby dan Kelvin serta adanya daerah belokan angin di wilayah Aceh.
Selain itu, suhu muka laut yang hangat di perairan barat dan selatan Sumatera turut meningkatkan penguapan yang menambah kandungan uap air di atmosfer.
“Kondisi tersebut mendukung pertumbuhan awan hujan yang berpotensi menimbulkan hujan sedang hingga lebat di sejumlah wilayah Aceh,” ujarnya.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan yang umumnya terjadi pada sore hingga malam hari dan dapat disertai angin kencang.
Warga juga diminta berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan maupun saat berkendara karena cuaca buruk berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, serta gangguan keselamatan lainnya.


Leave a comment