Home News BMKG Ungkap Peluang Bibit Siklon Tropis 91W Jadi Siklon Tropis, Kapan Terjadi?
News

BMKG Ungkap Peluang Bibit Siklon Tropis 91W Jadi Siklon Tropis, Kapan Terjadi?

Share
BMKG masih memantau keberadaan Bibit Siklon Tropis 91W yang terdeteksi di sekitar wilayah Indonesia. Poto : HO | BMKG
Share

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) masih memantau keberadaan Bibit Siklon Tropis 91W yang terdeteksi di sekitar wilayah Indonesia. Bibit siklon ini mulai terbentuk pada 12 Januari 2026 pukul 01.00 WIB di wilayah pemantauan Tropical Cyclone Warning Centre (TCWC)Jakarta. Pada Rabu (14/1/2026) siang, pusat sirkulasi Bibit Siklon Tropis 91W berada di sekitar 4 derajat Lintang Utara (LU) dan 135,2 derajat Bujur Timur (BT), tepatnya di Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya.

Saat itu, sistem ini memiliki kecepatan angin maksimum sekitar 30 knot atau 56 km per jam, dengan tekanan udara minimum 1004 hPa. BMKG memprediksi bahwa bibit siklon tersebut memiliki peluang tinggi untuk berkembang menjadi siklon tropis. Meski demikian, pergerakan sistem ini cenderung ke arah barat laut sehingga menjauhi wilayah Indonesia.

Direktur Meteorologi Publik BMKG, Andri Ramdhani, menjelaskan bahwa pada Kamis (15/1/2026) pukul 07.00 WIB, Bibit Siklon Tropis 91W masih memiliki kecepatan angin maksimum 30 knot atau sekitar 56 km per jam.

Sistem tersebut tercatat memiliki tekanan udara minimum 1002 hPa, menurun dibandingkan kondisi sebelumnya yang berada di level 1004 hPa.  Meski demikian, Andri menegaskan bahwa bibit siklon tersebut masih berpotensi berkembang menjadi siklon tropis.

“Sistem ini diprakirakan akan terus berkembang dan berpotensi menjadi siklon tropis,” ujar Andri kepada Kompas.com, Kamis. Ia menambahkan, Bibit Siklon Tropis 91W diperkirakan berubah menjadi siklon tropis pada Jumat (16/1/2026) pukul 07.00 WIB.

Pada fase tersebut, kecepatan angin maksimum diprediksi meningkat hingga 35 knot atau sekitar 65 km per jam, dengan tekanan udara minimum mencapai 998 hPa. Meski mengalami penguatan, sistem ini diperkirakan tetap bergerak ke arah barat laut sehingga menjauhi wilayah Indonesia.

Andri mengungkapkan, meskipun bergerak menjauh, Bibit Siklon Tropis 91W tetap berpotensi menimbulkan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca dan perairan Indonesia dalam 24 jam ke depan hingga 16 Januari 2026 pukul 07.00 WIB.

Dengan demikian, berdasarkan analisis terkini, BMKG menilai Bibit Siklon Tropis 91W masih memiliki peluang untuk berkembang menjadi siklon tropis meski pergerakannya cenderung menjauhi wilayah Indonesia.

Oleh karena itu, BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah pesisir serta pengguna transportasi laut dan nelayan, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk memantau informasi cuaca terbaru yang dikeluarkan secara resmi oleh BMKG.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
NewsTransportasi dan Logistik

Susun Rancangan Pergub, Mualem Dorong Percepatan Palayaran Krueng Geukuh-Penang

POPULARITAS.COM  – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), terus melakukan percepatan terwujudnya rute...

News

Mualem Intruksikan Distanbun Pacu Penanganan Petani Terdampak Bencana

POPULARITAS.COM – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), mengarahkan Pelaksana Tugas Kepala Dinas...

News

Bupati Sibral Malasyi Tunjuk Rahmat Rizal Sebagai Plt Kadis Pertanahan Pidie Jaya

POPULARITAS.COM – Bupati Sibral Malasyi menunjuk Kepala Bagian Hukum Rahmat Rizal sebagai...

News

Kemenag Pulihkan 776 Rumah Ibadah Lintas Agama Pascabencana Sumatera

POPULARITAS.COM – Kementerian Agama (Kemenag) memulihkan sedikitnya 776 rumah ibadah lintas agama...

Exit mobile version