Home Internasional Demensia Langka Diidap Bruce Willis, Sudah Tewaskan Pemuda 24 Tahun
InternasionalNews

Demensia Langka Diidap Bruce Willis, Sudah Tewaskan Pemuda 24 Tahun

Share
Aktor terkemuka Bruce Willis,mengidap Demensia langka. Poto : HO
Share

POPULARITAS.COM – Demensia sering kali dianggap sebagai penyakit yang hanya menyerang lansia. Namun, anggapan ini terpatahkan oleh sebuah kasus medis memilukan yang menimpa seorang pemuda asal Inggris bernama Andre Yarham. Di usianya yang baru 24 tahun, Andre meninggal dunia akibat Frontotemporal Dementia (FTD), sebuah jenis penyakit saraf langka yang sama dengan yang diderita oleh aktor kenamaan Hollywood, Bruce Willis.

Dikutip IFL Science, Rabu (14/1/2026), kisah tragis ini bermula pada akhir tahun 2022 saat Andre baru menginjak usia 22 tahun. Sang ibu, Sam Fairburn, menyadari ada perubahan yang tidak biasa pada anaknya di mana ; Andre mulai sering lupa dan kehilangan arah di tempat-tempat yang sudah ia kenal

“Setelah diperiksa, dokter menemukan bahwa otak pemuda ini mengalami penyusutan volume yang sangat drastis, hingga kondisinya menyerupai otak lansia berusia 70 tahun,” tulis IFL Science. 

Meski memiliki jenis penyakit yang sama dengan Bruce Willis, kasus Andre tergolong sangat agresif karena menyerang di usia yang sangat muda. FTD sendiri merupakan jenis demensia yang menyerang bagian otak yang mengatur kepribadian, perilaku, dan kemampuan berbahasa.

Jika Bruce Willis didiagnosis di usia 60-an, Andre harus berjuang melawan kerusakan saraf masif ini empat dekade lebih awal hingga ia kehilangan kemampuan bicara dan aktivitas dasarnya. Di tengah kedukaan yang mendalam, keluarga Andre mengambil keputusan yang sangat mulia.

Mereka mendonasikan otak Andre ke bank otak untuk kepentingan penelitian ilmiah. Bagi para ilmuwan, sampel otak dari pasien muda seperti Andre adalah “harta karun” informasi yang sangat langka. Data ini diharapkan bisa membantu para ahli menemukan cara deteksi dini dan obat penyembuh yang selama ini belum ditemukan.

Kasus ini menjadi pengingat keras bagi kita semua bahwa masalah kesehatan mental atau perubahan perilaku pada anak muda tidak boleh dianggap remeh. Sering kali, gejala awal penyakit ini dikira sebagai stres atau depresi biasa, padahal ada ancaman serius yang sedang menyerang saraf. Melalui donasi otaknya, warisan Andre kini hidup di laboratorium untuk membantu dunia medis melawan ancaman demensia di masa depan.

 

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
Internasional

Militer Israel tembak dua remaja di Tepi Barat Palestina

POPULARITAS.COM – Kementrian Kesehatan Palestina warganya, dua orang remaja tewas usai ditembak...

News

Mualem Intruksikan Distanbun Pacu Penanganan Petani Terdampak Bencana

POPULARITAS.COM – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), mengarahkan Pelaksana Tugas Kepala Dinas...

News

Bupati Sibral Malasyi Tunjuk Rahmat Rizal Sebagai Plt Kadis Pertanahan Pidie Jaya

POPULARITAS.COM – Bupati Sibral Malasyi menunjuk Kepala Bagian Hukum Rahmat Rizal sebagai...

News

Kemenag Pulihkan 776 Rumah Ibadah Lintas Agama Pascabencana Sumatera

POPULARITAS.COM – Kementerian Agama (Kemenag) memulihkan sedikitnya 776 rumah ibadah lintas agama...

Exit mobile version