Home News BNPB Pastikan Korban Banjir Gayo Lues Masuk Hunian Sementara Jelang Lebaran
News

BNPB Pastikan Korban Banjir Gayo Lues Masuk Hunian Sementara Jelang Lebaran

Share
Hunian sementara yang selesai dibangun di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, usai wilayah itu terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di akhir tahun 2025.(Dok. Badan Komunikasi Pemerintah RI)
Share

POPULARITAS.COM – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan seluruh warga korban banjir dan longsor di Kabupaten Gayo Lues sudah memasuki hunian sementara menjelang Idul Fitri 1447 H/2026 M.

Kepala BNPB Letjen TNI Sunaryanto mengatakan, masyarakat dapat merayakan Lebaran di hunian yang lebih layak, karena tidak lagi berada di tenda pengungsian pasca-bencana banjir bandang dan tanah longsor.

“Kami pastikan menjelang lebaran tahun 2026, untuk Kabupaten Gayo Lues, sudah tidak ada lagi masyarakat yang ada di tenda,” ujar Suharyanto, seperti dikutip dari siaran pers Badan Komunikasi Pemerintah, Kamis (12/3/2026).

Adapun pada Selasa (10/3/2026), sebanyak 1.518 hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak banjir bandang di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, telah selesai dibangun.

Capaian tersebut setara dengan sekitar 88 persen dari target pembangunan 1.713 unit huntara di wilayah tersebut.

Suharyanto mengatakan, BNPB akan terus mendampingi keluarga yang masih menunggu proses pembangunan huntara. Selama masa tersebut, warga akan ditempatkan di lokasi yang lebih layak, seperti gedung balai latihan kerja milik pemerintah daerah.

“Supaya semua masyarakat yang terdampak di Kabupaten Gayo Lues bisa menikmati, bisa mengikuti perayaan Idul Fitri dengan lebih baik dan lebih hikmat,” tambahnya.

Suharyanto menjelaskan bahwa keluarga yang baru menempati huntara akan menerima bantuan bahan pokok dan kebutuhan nonpangan untuk mencukupi kebutuhan selama 10 hari. Bantuan ini diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga sebelum mereka menerima bantuan jaminan hidup dari pemerintah pusat.

“Keluarga yang menempati huntara akan diberikan bantuan oleh BNPB berupa perlengkapan dan makanan selama 10 hari sejak mereka masuk ke huntara,” ujar Suharyanto.

Diketahui sejak bencana banjir bandang dan tanah longsor melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada akhir November 2025 lalu, pemerintah terus mempercepat proses pemulihan dan rehabilitasi di daerah terdampak.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah pembangunan huntara dengan konsep hunian komunal, agar warga dapat segera berpindah dari tenda pengungsian ke tempat tinggal yang lebih layak. Salah satu lokasi pembangunan huntara di Gayo Lues berada di Desa Agusen, Kecamatan Blangkejeren.

Saat ini, kompleks hunian komunal yang dihuni sekitar 150 kepala keluarga (KK) tersebut telah berdiri dan tersusun rapi, dengan warga yang mulai kembali menjalani aktivitas sehari-hari.

Selain di Desa Agusen, pembangunan huntara juga dilakukan di Desa Rigeb, Kecamatan Dabun Gelang. Di lokasi tersebut, sebanyak 133 KK telah menempati kompleks hunian komunal yang dilengkapi fasilitas dasar seperti pasokan air dan listrik. Setiap unit hunian juga dilengkapi kamar mandi dan toilet.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Survei Kemenkes: Percobaan Bunuh Diri Anak Remaja Naik 2,7 Kali Lipat

POPULARITAS.COM – Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengungkapkan adanya peningkatan...

InternasionalNews

Malaysia Ungkap Perkembangan Terbaru Kasus Pilot Selundupkan Narkoba ke RI

POPULARITAS.COM – Kepolisian Malaysia menangkap enam pria yang diduga terlibat dalam sindikat...

HukumNews

2 Anggota Bais TNI Lolos dari Pemecatan Kasus Air Keras Kontras

POPULARITAS.COM – Dua anggota Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI yang menjadi terdakwa...

News

Kemenag Salurkan Rp11,628 Miliar untuk Pemulihan 306 Masjid dan Musala Terdampak Bencana di Aceh

POPULARITAS.COM – Kementerian Agama menyalurkan bantuan tahap II sebesar Rp11,628 miliar untuk...

Exit mobile version