Home News Bobol Toko Plaza Keramik, pemuda asal Aceh Selatan ditangkap polisi
News

Bobol Toko Plaza Keramik, pemuda asal Aceh Selatan ditangkap polisi

Share
Bobol Toko Plaza Keramik, pemuda asal Aceh Selatan ditangkap polisi
Pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan di Toko Plaza Keramik, Aceh Besar diamankan Tim Rimueng Polresta Banda Aceh. Foto: Ist
Share

POPULARITAS.COM – Tim Rimueng Satreskrim Polresta Banda Aceh menangkap seorang pemuda asal Aceh Selatan berinisial SAF (23) karena diduga melakukan pencurian di Toko Plaza Keramik, Kabupaten Aceh Besar.

SAF ditangkap pada Senin (21/11/2022) setelah korban Suheri Susanto (37), warga Banda Aceh melaporkan perkara itu ke Mapolresta Banda Aceh pada Sabtu, 19 November 2022.

Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh, Komisaris Polisi Fadillah Aditya Pratama, mengatakan, aksi pencurian tersebut dilakukan pelaku pada Sabtu, 19 November 2022 sekitar pukul 03.00 WIB.

Aksi pencurian itu, kata dia, baru diketahui oleh korban sekira jam 07.30 WIB saat korban bersama karyawan kerja membuka pintu toko.

“Setelah kejadian, korban dan karyawannya masuk ke dalam toko, namun ia mendapati keadaan toko yang sudah berantakan,” kata Fadillah dalam keterangannya, Selasa (22/11/2022).

Fadillah menjelaskan bahwa pelaku diduga masuk ke dalam toko melalui jendela bagian belakang dengan cara dibobol atau dicopot.

“Jadi setelah berhasil masuk ke dalam toko, SAF mengambil barang di antaranya satu unit handphone Samsung Note 8 beserta charger, satu unit Laptop Merk HP, chager laptop beserta dengan tas laptop, Hardisck, UPS atau baterai cadangan CCTV serta uang tunai senilai Rp600 ribu,” tambah Fadillah.

Berbekal keterangan dari para saksi dan CCTV di toko tersebut, Tim Rimueng Polresta Banda Aceh melakukan penyelidikan terkait perkara itu. Pelaku akhirnya berhasil ditangkap di sebuah rumah di kawasan Kajhu, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar, Senin (21/11/2022) malam.

“Terkait dengan tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang dilakukan, pelaku SAF dijerat dengan Pasal 363 KUHP diancam pidana selama tujuh tahun kurungan penjara,” pungkas Fadillah.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Mendagri Prihatin dengan OTT Kepala Daerah, Padahal Sudah Ikut Retret

POPULARITAS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengaku prihatin dengan fenomena...

NewsSosial dan Budaya

Kolaborasi Pemerintah Aceh, BPMA, dan Medco Tanam 1.000 Mangrove

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh bersama Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) serta industri...

News

Samsat Banda Aceh : Seluruh Pelayanan Resmi Pajak  Dipastikan Gratis, Jangan Pakai Calo!

POPULARITAS.COM – Kepala Samsat Banda Aceh, Rahmat Syahreza, mengimbau seluruh masyarakat agar...

News

Bongkar Pasang Kepala SKPK Pidie oleh Sarjani

POPULARITAS.COM – Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, merombak sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat...

Exit mobile version