POPULARITAS.COM – Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin, mengimbau para pedagang dan pengusaha untuk tidak menaikkan harga barang kebutuhan pokok dengan tidak wajar di tengah situasi bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah Aceh.
Imbauan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) bernomor 300.2.8/2532 yang dikeluarkan Bupati Safaruddin sebagai respons atas banjir, longsor, dan kerusakan infrastruktur yang terjadi di beberapa kabupaten, termasuk dampaknya terhadap aktivitas ekonomi masyarakat Abdya.
Dalam surat itu, Safaruddin menyampaikan enam imbauan penting yang ditujukan kepada masyarakat.
Pada poin pertama, ia mengajak warga untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah Swt serta memperbanyak doa agar musibah yang terjadi dapat segera ditangani.
Kedua, ia menegaskan larangan melakukan pencurian dan penjarahan selama kondisi darurat bencana.
Ketiga, Bupati mengingatkan agar tidak ada pihak yang memanfaatkan keadaan sulit dengan mengambil hak orang lain secara zalim.
Keempat, ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan penggalangan dana atas nama korban bencana yang kemudian disalahgunakan untuk keuntungan pribadi ataupun kelompok.
Kelima menjadi perhatian utama, yakni imbauan khusus kepada para pedagang bahan kebutuhan pokok seperti minyak goreng, makanan, air bersih, obat-obatan, hingga bahan bangunan, untuk tidak menimbun barang, maupun menaikan harga dengan tidak wajar ketika permintaan meningkat dan pasokan terbatas.
“Tindakan ini dinilai hanya akan memperparah beban masyarakat yang sedang terdampak bencana,” tegasnya.
Sedangkan pada poin terakhir, Bupati Safaruddin mengajak masyarakat untuk saling membantu dan memudahkan urusan sesama.
Ia berharap melalui surat edaran itu, masyarakat Abdya tetap menjaga ketertiban, solidaritas, dan stabilitas ekonomi selama masa penanganan bencana di Aceh.

Leave a comment