POPULARITAS.COM – Pergeseran Efendi dari jabatan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pidie ke staf ahli, yang tidak dibarengi dengan pengisian pejabat lainnya kembali menambah daftar panjang SKPK-SKPK lowong pimpinan tinggi.
Total SKPK Pidie yang lowong jabatan kepala dinas definitif pasca mutasi, rotasi dan pengisian hasil JPT pada Senin 20 Juli 2026 itu berjumlah empat. Masing-masing Dinas PUPR, BPBD, Disdikbud dan teranyar DPMPTSP.
Kepala Badan Kepegawaian, Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pidie, Muhammad Harris menyebutkan, untuk mengisi kekosongan kursi kepala dinas DPMPTSP, Bupati Sarjani Abdullah menunjuk seorang pejabat eselon III sebagai Pelaksana tugas (Plt) intansi tersebut.
Yang ditunjuk itu adalah Sri Rahayu, yang merupakan Kepala Bidang Aplikasi dan Informatika (AI) pada Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominsa) Pidie.
Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Perintah Bupati Pidie, Nomor : 821.2/218/2026 yang ditetapkan pada 20 Juli 2026 atau hari mutasi dilaksanakan.
“Untuk mengisi kekosongan pak Bupati telah menunjuk Saudari Sri Rahayu sebagai Plt Kepala Dinas DPMPTSP,” ujar Harris, Kamis (23/7/2026).
Untuk Disdikbud dan BPBD Pidie saat ini masih dijabat Pelaksana harian, usai kepala definitif diberhentikan sementara. Sedangkan Dinas PUPR dikendalikan oleh Plt.
Kata Harris, para pejabat yang diberhentikan sementara itu masing-masing Yusmadi Kadisdikbud dan Muhammad Rabiul Kepala BPBD saat ini masih dalam pemeriksaan.
” Usai pemeriksaan, baru nanti diketahui perkembangannya,” sebut Harris


Leave a comment