Home News Caleg di Aceh Tenggara ketahuan ikut lipat surat suara
News

Caleg di Aceh Tenggara ketahuan ikut lipat surat suara

Share
Jika keliru mencoblos, bolehkah meminta meminta ganti kertas suara, begini syaratnya
Sejumlah pekerja menyortir dan melipat surat suara DPR RI untuk Pemilu 2024 di Gudang Logistik KPU Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (8/1/2024). KPU Kota Bogor mulai menyortir dan melipat surat suara DPR RI untuk Pemilu 2024 sebanyak 817.283 lembar dengan melibatkan sebanyak 1.114 pekerja yang terbagi menjadi dua shift. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/YU
Share

POPULARITAS.COM – Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) di Aceh Tenggara menemukan adanya calon legislatif (caleg) perempuan yang hendak mendaftarkan diri sebagai tenaga sortir pelipatan surat suara.

Parahnya, juga ada seorang caleg perempuan lain yang telah menjadi tenaga sortir dan lipat surat suara selama tiga hari ini. Ia telah melipat ribuan surat suara, dengan alasan ingin mendapatkan upah kerja atau faktor ekonomi.

Hal tersebut diungkapkan oleh Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) Organisasi dan Diklat Panwaslih Aceh, Yusriadi kepada awak media, Kamis (11/1/2024).

Yusriadi menjelaskan, caleg perempuan yang hendak mendaftar sebagai tenaga sortir ini di KIP Aceh Tenggara berasal dari salah satu partai nasional.

“Namun hal ini diketahui oleh pengawas pemilu bahwa yang bersangkutan adalah caleg yang sudah masuk dalam Daftar Calon Tetap (DCT),” ungkapnya.

Atas hal itu, pihaknya pun meminta kepada KIP Agara untuk tak mengikutkan yang bersangkutan dalam kegiatan sortir dan lipat suara yang sebelumnya sudah diklarifikasi oleh pengawas pemilu.

Selain itu, satu orang caleg lainnya yang diketahui telah menjadi tenaga sortir dan lipat surat suara berasal dari partai lokal.

Diketahui yang bersangkutan telah melakukan pekerjaan tersebut selama tiga hari ini hingga akhirnya ditemukan oleh pihak pengawas pemilu.

Panwaslih pun meminta KIP Agara untuk tidak mengikutsertakan yang bersangkutan dalam proses sortir lipat dengan tetap melakukan klarifikasi dasar motifnya.

“Dari hasil klarifikasi didapati yang bersangkutan sudah melipat lebih kurang 1.500 surat suara, motifnya hanya ingin mendapatkan upah kerja,” bebernya.

“Atas hal ini pengawas pemilu Agara atas arahan Panwaslih Aceh agar surat suara yang disortir oleh yang bersangkutan disortir ulang untuk memastikan surat suara masih dalam kondisi baik,” ungkapnya.

Kini, pihak Panwaslih masih melihat hasil sortir surat suara yang dilakukan oleh kedua caleg tersebut untuk nantinya dapat memutuskan sanksi yang layak diberikan.

“Untuk sanksi bagi caleg pertama tidak ada, karena belum melakukan kegiatannya,” pungkas Yusriadi.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Dinas PUPR Pidie belum serahkan dokumen proyek paska bencana Rp10 miliar untuk di lelang

POPULARITAS.COM – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pidie, hingga akan...

EdukasiNews

Terima Audiensi LLDIKTI, Wagub Fadhlullah Dorong Penguatan SDM dan Kolaborasi dengan PTS

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM merupakan kunci kemajuan...

News

Pascamutasi, Dinas “Basah” di Pidie Masih Lowong Pimpinan

POPULARITAS.COM – Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, merombak 45  pejabat tingkat eselon II,...

News

Ketua DPR Aceh Zulfadhli hadiri peringatan HUT ke-24 Kabupaten Nagan Raya

POPULARITAS.COM – Ketua DPR Aceh Zulfadhli, Minggu 19 Juli 2026 malam, hadiri...

Exit mobile version