POPULARITAS.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pidie, menggelontorkan Angggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK) setempat Tahun Anggaran (TA) 2026 Rp 1,2 miliar lebih untuk membeli kendaraan dinas.
Penelusuran popularitas.com, kegiatan tersebut berjudul “belanja modal kendaraan dinas bermotor perorangan_pengadaan kendaraan dinas roda 4 (empat)” yang diperuntukan sebagai tunggangan dinas Kepala Dinas atau pejabat eselon II Disdikbud Pidie.
Total pagu untuk pembelian mobil operasional Kepala Disdikbud Pidie itu sebesar Rp 1.283.990.000
Adapun jenis kendaraan yang akan dibeli dengan kucuran APBK setara dengan anggaran pembangunan sekira 13 unit rumah layak huni itu adalah mobil Toyota Innova Zenix.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pidie, Yusmadi saat dikonfirmasi popularitas.com, membenarkan intansi yang ia pimpin alokasikan anggaran untuk membeli mobil dinas pejabat eselon II.
Proses pengadaannya dilakukan melalui sistem E-catalog. “Iya benar, masih dalam proses di e-catalog,” ujar Yusmadi.
Kendati kue APBK yang dikucurkan capai Rp 1,28 miliar, Disdikbud Pidie hanya akan membeli satu unit mobil Toyota Innova Zenik.
“Cuma satu unit, kalau ngak salah Toyota Innova Zenik,” akunya.

Yusmadi mengaku tidak lagi teringat besaran sisa anggaran usai membeli kendaran dinas tersebut.
Meski demikian ia mengklaim, sisa anggaran yang sudah dianggarkan untuk pengadaan mobil dinas itu nantinya akan dialihkan untuk kegiatan sektor pendidikan di daerah setempat.
Informasi diperoleh popularitas.com, sejatinya Pemerintah Pidie, beberapa tahun lalu sudab sempat mengalokasi APBK setempat untuk pengadaan mobil dinas pejabat eselon Disdikbud Pidie.
Namun kemudian oleh Dinas Dikbud angggaran tersebut malah dialihkan untuk proyek asrama wanita Pidie di Banda Aceh.
“Direncanakan, tetapi ada kebutuhan lain yang lebih perlu. Asrama putri,” ungkapnya.
Leave a comment