POPULARITAS.COM – Tim Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Barat berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis ganja dalam jumlah besar.
Sebanyak 150 kilogram ganja kering siap edar diamankan di Jorong Batang Palupuah, Kabupaten Agam, Minggu (10/5/2026) dini hari.
Dalam proses penangkapan, petugas sempat melepaskan tembakan peringatan lantaran para pelaku berusaha melarikan diri. Aksi kejar-kejaran berakhir setelah kendaraan pelaku menabrak tiang listrik hingga akhirnya berhenti.
Kepala BNNP Sumatera Barat, Brigjen Pol Ricky Yanuarfi mengungkapkan pengungkapan kasus ini berawal dari informasi intelijen terkait adanya rencana pengiriman ganja dari wilayah Mandailing Natal, Sumatera Utara, menuju Sumatera Barat.
“Tim intelijen kami telah melakukan penyelidikan sejak Sabtu (9/5/2026) di sekitar rumah target operasi (TO). Kami memantau pergerakan tersangka yang terindikasi kuat akan melakukan penyelundupan,” ujar Brigjen Pol Ricky Yanuarfi dalam keterangannya yang diterima, Kamis (14/5/2026).
Sekitar pukul 04.00 WIB, tim BNNP Sumbar melakukan penghadangan terhadap dua unit mobil yang dicurigai. Mobil pertama, Toyota Agya warna kuning dengan nomor polisi BA 1527 XF, ditumpangi dua orang tersangka berinisial MI (31) dan DR (35).
Kendaraan tersebut diduga bertugas sebagai mobil pemantau kondisi jalan. Tak lama berselang, petugas juga menghentikan mobil kedua, Daihatsu Sigra warna silver bernomor polisi BA 1669 EV, yang dikendarai NLP (28) dan AF (31). Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan tujuh karung putih merek terigu yang ditutupi plastik biru di bagian dalam mobil.
“Setelah diperiksa, karung-karung tersebut berisi total 150 paket besar narkotika jenis ganja dengan berat keseluruhan mencapai 150 kilogram,” jelas Ricky.
Keempat tersangka yang diamankan diketahui merupakan warga Sumatera Barat dengan latar belakang pekerjaan berbeda, mulai dari pedagang hingga wiraswasta.
Selain barang bukti ganja, petugas juga menyita sejumlah barang bukti lain berupa dua unit kendaraan yang digunakan untuk membawa barang haram tersebut, yakni satu unit Daihatsu Sigra dan satu unit Toyota Agya, serta tujuh unit telepon genggam berbagai merek yang diduga dipakai untuk berkomunikasi selama proses transaksi dan pengiriman.
Brigjen Pol Ricky menegaskan akan memutuskan rantai peredaran narkoba ini hingga ke akar-akarnya.
Saat ini, BNNP Sumbar masih melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan besar yang diduga berada di balik upaya penyelundupan ratusan kilogram ganja tersebut.

Leave a comment