Home Ekonomi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Aceh, PEMA Bangun Industri Baja Ringan Kapasitas 2 Ribu Ton
EkonomiNews

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Aceh, PEMA Bangun Industri Baja Ringan Kapasitas 2 Ribu Ton

Share
Kawasan Industri Ladong. Foto : HO | popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Perseroda PT Pembangunan Aceh (PEMA) mengembangkan dan membangun pabrik baja ringan berkapasitas 2.000 ton di Kawasan Industri Aceh (KIA) Ladong, Kabupaten Aceh Besar guna merealisasikan investasi sektor konstruksi serta mendorong pertumbuhan ekonomi Aceh.

“Kawasan Industri Aceh Ladong kami siapkan menjadi pusat pertumbuhan industri baru yang produktif, modern, dan kompetitif,” kata Direktur PT PEMA, Mawardi Nur, dikutip Antara akhir Juli ini.

Mawardi mengatakan, kehadiran kawasan industri ini diharapkan menjadi tonggak awal terbentuknya klaster konstruksi yang terintegrasi dan mampu meningkatkan daya saing industri manufaktur di Aceh.

Pengembangan tersebut atas kerjasama PT PEMA dengan PT Indo Surya Gavalum (ISG) Group melalui PT Aceh Global Steel, langkah ini diharapkan tidak hanya membangun fasilitas produksi, melainkan juga mendorong transfer teknologi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta penguatan kapasitas industri lokal.

Pembangunan pabrik baja ringan ini memanfaatkan lahan seluas lima hektare di KIA Ladong, dan memiliki kapasitas produksi hingga 2.000 ton baja ringan per bulan dalam rangka memenuhi kebutuhan pasar Aceh dan sekitarnya.

Mawardi menyampaikan, pembangunan pabrik baja ringan merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam mengembangkan industri konstruksi di Aceh serta menciptakan nilai tambah bagi perekonomian daerah.

“Pabrik ini sebagai fondasi industri konstruksi Aceh untuk memenuhi kebutuhan daerah, mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar Aceh, sekaligus menarik investasi lanjutan ke Aceh,” ujarnya.

Pengembangan ke depan, kata Mawardi, kawasan ini direncanakan berkembang menjadi empat klaster pabrik baja ringan yang saling terintegrasi, sehingga mampu memperkuat rantai pasok material konstruksi nasional.

Selain mendorong pertumbuhan industri, juga diproyeksikan dapat memberikan dampak ekonomi yang luas melalui penyerapan tenaga kerja lokal, tumbuhnya usaha pendukung, serta meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar kawasan industri.

Melalui pengembangan kawasan industri ini, lanjut dia, PT PEMA berkomitmen terus membuka peluang kolaborasi dengan investor, pelaku usaha, lembaga pendidikan, dan mitra strategis lainnya untuk bersama-sama membangun ekosistem industri yang kompetitif.

“Pengembangan ini juga memperluas kesempatan kerja, memperkuat sektor konstruksi dan mempercepat transformasi ekonomi Aceh menuju daerah yang lebih maju, mandiri dan berdaya saing,” katanya.

Ia menegaskan, setiap investasi yang dihadirkan harus benar-benar mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Aceh. Dan industri ini membuka lapangan kerja baru bagi putra-putri Aceh, menggerakkan pelaku usaha dan jasa pendukung, serta menciptakan multiplier effect yang berkelanjutan bagi perekonomian daerah.

“Ini lah komitmen PT PEMA sebagai Badan Usaha Milik Aceh dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” pungkas Mawardi Nur.

 

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Bawaslu Siapkan Jurus Hadapi Politik Uang di Era Digital

POPULARITAS.COM – Perkembangan teknologi informasi dan digital, menuntun Badan Pengawas Pemilihan Umum...

News

Karhutla Aceh Barat Kian Kritis, Bara Gambut Capai 160 Derajat Celsius

POPULARITAS.COM – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan gambut Kabupaten Aceh...

News

Komitmen Jalankan Putusan MK Soal Anggaran MBG, BGN Patuh, Kemenkeu Bersiap di 2028

POPULARITAS.COM – Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memerintahkan anggaran Program Makan Bergizi...

KriminalitasNews

Bareskrim Bekuk Kurir Narkoba Malaysia-Medan, 9.162 Pil Ekstasi Disita

POPULARITAS.COM – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menangkap seorang kurir bernama...

Exit mobile version