Home News DPR Minta Semua Pihak Hormati Putusan MK
News

DPR Minta Semua Pihak Hormati Putusan MK

Share
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo | Foto: Viva
Share

JAKARTA (popularitas.com) – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo atau Bamsoet meminta semua pihak menghormati dan mematuhi apapun keputusan yang diambil Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU), yang akan diputuskan pada Kamis siang.

“Kita semua harus menghormati apapun keputusan MK,” kata Bamsoet kepada Antara di Jakarta, Kamis.

Dia mengatakan semua pihak harus lapang dada terhadap putusan MK dan tidak perlu membuat tindakan yang bisa merugikan bangsa Indonesia ke depan.

Menurut dia, semua pihak harus berjiwa ksatria menyikapi putusan MK dan sudah saat membangun bangsa pasca-Pemilu 2019.

“Hentikan kekisruhan, dan saatnya membangun bangsa. Kita hormati keputusan MK,” ujarnya.

Sebelumnya, Mahkamah Konstitusi memajukan jadwal pembacaan putusan untuk perkara perselisihan hasil pemilihan presiden dan wakil presiden (sengketa Pilpres) 2019, yang semula dijadwalkan pada Jumat (28/6) menjadi Kamis (27/6).

Kepala Bagian Humas dan Kerja Sama Dalam Negeri Mahkamah Konstitusi Fajar Laksono Soeroso mengatakan tidak ada alasan khusus mengapa jadwal pembacaan putusan ini dipercepat.*

Sumber: Antara News

Share
Tulisan Terkait
KesehatanNews

Makanan Nabati yang Proteinnya Lebih Tinggi dari Dua Butir Telur

POPULARITAS.COM – Selama ini telur dikenal sebagai salah satu sumber protein yang...

News

10 miliar pokir anggota DPRK Pidie Jaya tahun 2026 beli bibit udang vaname dan ikan, Kadis DKP : penerima nanti di verifikasi

POPULARITAS.COM – Sebanyak Rp10 mililar, anggaran yang bersumber dari APBK Pidie Jaya...

News

Survei Kemenkes: Percobaan Bunuh Diri Anak Remaja Naik 2,7 Kali Lipat

POPULARITAS.COM – Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengungkapkan adanya peningkatan...

InternasionalNews

Malaysia Ungkap Perkembangan Terbaru Kasus Pilot Selundupkan Narkoba ke RI

POPULARITAS.COM – Kepolisian Malaysia menangkap enam pria yang diduga terlibat dalam sindikat...

Exit mobile version