Home News Dyah: Kesehatan Reproduksi di Masa Pandemi Penting Dijaga
News

Dyah: Kesehatan Reproduksi di Masa Pandemi Penting Dijaga

Share
Wakil Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Aceh, Dyah Erti Idawati, menyerahkan bantuan sosial BKM Ikhlas Peduli Program Kotaku Banda Aceh bagi masyarakat rentan Terdampak Covid-19, di Geuceu Menara, Senin 20/04. Bantuan sembako itu diberikan kepada sedikitnya 60 orang janda dan manula. (RIL)
Share

BANDA ACEH (popularitas.com) – Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Aceh Dyah Erti Idawati mengingatkan kaum perempuan akan pentingnya menjaga kesehatan reproduksi di tengah masa pandemi virus korona (Covid-19). Hal itu kata Dyah harus dilakukan kaum ibu demi menjaga diri agar tidak terpapar virus korona serta menjaga bayi pasca lahir.

Penjelasan itu disampaikan Dyah saat menjadi pembicara pada seminar kesehatan reproduksi yang diadakan Ikatan Perawat Maternitas Indonesia (IPEMI) dari empat provinsi, yakni IPEMI Sumatera Utara, Riau, Aceh dan Sumatera Barat.

Seminar yang berlangsung virtual itu diikuti Dyah dari Rumah Dinas Wakil Gubernur Aceh, Sabtu 15 Agustus 2020.

Seminar tersebut mengangkat tema Caring for Women; Kesehatan Reproduksi Perempuan pada Masa Pandemi Kebiasaan Baru Ditinjau dari Aspek Pendidikan dan Pelayanan Kesehatan di Indonesia.

Dyah menjelaskan, dalam mendukung kesehatan reproduksi kaum hawa pihaknya melalui Tim Penggerak PKK Aceh dengan jumlah kader yang mencapai 318.959 orang telah melakukan berbagai hal.

Di antaranya terkait peran PKK Aceh dalam berbagai penyuluhan, peran sebagai penggerak, sebagai pelaksana, sebagai petugas pendapatan pelaporan dan pendataan keluarga.

Selain itu, lanjut Dyah, pihaknya juga berperan aktif dalam meningkatkan peran laki-laki dalam mengasuh anak, meningkatkan ketahanan keluarga, meningkatkan perekonomian keluarga, hingga mengatur pelaksanaan kesehatan reproduksi di masyarakat.

Tim Penggerak PKK Aceh melakukan program iva tes untuk deteksi dini kanker serviks bagi kaum perempuan, pembentukan Gampong KB, Posyandu Lansia, hingga sosialisasi covid-19.

Dalam bekerja PKK Aceh juga melibatkan pihak lainnya untuk bekerjasama. Seperti dengan BKKBN, Dinas Kesehatan, DP3A, Dinsos hingga BNN.

Selain Dyah, seminar tersebut juga menghadirkan tiga pembicara lainnya, yaitu Ketua Tim Penggerak PKK Sumatera Barat Nevi Zuairina,

Ketua Tim Penggerak PKK Sumatera Utara Nawal Lubis, dan Ketua Tim Penggerak PKK Riau Suti Mulyati.

Selain itu seminat tersebut juga menghadirkan sejumlah ahli kesehatan sebagai nara sumber.

Seminar tersebut diharapkan memghasilkan solusi-solusi bagi perempuan guna menigkatkan kesehatan reproduksi mereka. (Ril)

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

BPK RI beri WTP ke-11 untuk Pemkab Pidie

POPULARITAS.COM – Pemkab Pidie raih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas  laporan...

News

Terima WTP dari BPK RI, Bupati Abdya : Bukti tata kelola keuangan transparan

POPULARITAS.COM – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kembali menorehkan prestasi membanggakan...

InternasionalNews

Demo Guru di Meksiko Jelang Piala Dunia: Urusan Kami Lebih Penting dari Sepak Bola

POPULARITAS.COM – Jelang dimulainya Piala Dunia 2026, situasi di ibu kota Meksiko...

News

BMKG: Aceh Masih Berpotensi Dilanda Hujan Lebat hingga Angin Kencang

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I...

Exit mobile version