Home Hukum Efek Film Porno, Kemiskinan dan KDRT Bisa Pemicu Bayi Dibuang di Aceh
HukumNews

Efek Film Porno, Kemiskinan dan KDRT Bisa Pemicu Bayi Dibuang di Aceh

Share
Kronologi Ibu Kubur Bayi Dalam Kondisi Hidup di Aceh Tengah
Lnews.co
Share

POPULARITAS.COM – Lembaga Bantuan Hukum Asosiasi Perempuan Indonesia Untuk Keadilan (LBH-APIK) Aceh menyebutkan, maraknya terjadi pembuangan bayi disebabkan efek buruk film porno.

Paska nonton film tersebut telah memantik anak-anak muda melakukan hubungan intim diluar nikah. Sehingga lahir bayi tanpa ikatan resmi, pasangan tanpa ikatan itu pun membuang bayi hubungan gelap itu untuk menutupi aib mereka.

Aktivis LBH APIK Aceh, Eliyati meminta kepada pihak orang tua untuk menjaga dan mengawal anak-anaknya. Demikian juga pihak kepolisuan harus bisa mengusut setiap kasus-kasus itu sampai tuntas dan diberikan sanksi tegas agar tidak terulang kembali.

“Secara umum yang melakukan pembuangan bayi tersebut, merupakan yang telah berusia dewasa,” kata Eliyati beberapa waktu lalu kepada popularitas.com.

Menurutnya, faktor menonton film porno menjadi pemicu banyaknya terjadi pembuangan bayi, karena mereka melakukan hubungan intim tanpa ikatan perkawinan, sehingga hamil kemudian karena malu maka bayi tersebut dibuang.

“Dalam kasus pembuangan bayi ini, kita juga harus melihat latarbelakang mengapa hal itu dilakukan. Sebenarnya ada beberapa hal yang dipengaruhi, seperti melakukan hubungan intim tanpa ikatan perkawinan,” jelasnya.

Eliyati menambahkan, bukan hanya itu saja, bahkan LBH APIK Aceh juga pernah menemukan adanya anak yang berusia 16 tahun melakukan pembuangan bayi, hal itu dilakukan karena tidak memiliki biaya untuk mengurus bayi tersebut.

Faktor ekonomi dan masalah Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) juga menjadi pemicu bayi dibuang. Alasanya mereka tidak mampu mengurus dan membiayai bayi yang telah dilahirkannya.

“Jadi menurut hasil monitoring kami, banyak hal yang menyebabkan terjadinya kasus pembuangan bayi di Aceh. Tentunya hal-hal yang demikian sangat disayangkan, bayi yang tidak berdosa dibuang begitu saja,” tutupnya.[acl]

Reporter : Muhammad Agam Khalilullah

Share
Tulisan Terkait
News

BPK RI beri WTP ke-11 untuk Pemkab Pidie

POPULARITAS.COM – Pemkab Pidie raih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas  laporan...

News

Terima WTP dari BPK RI, Bupati Abdya : Bukti tata kelola keuangan transparan

POPULARITAS.COM – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kembali menorehkan prestasi membanggakan...

InternasionalNews

Demo Guru di Meksiko Jelang Piala Dunia: Urusan Kami Lebih Penting dari Sepak Bola

POPULARITAS.COM – Jelang dimulainya Piala Dunia 2026, situasi di ibu kota Meksiko...

News

BMKG: Aceh Masih Berpotensi Dilanda Hujan Lebat hingga Angin Kencang

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I...

Exit mobile version