POPULARITAS.COM –Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh mencatat nilai ekspor asal Provinsi Aceh pada Maret 2026 mencapai 59,33 juta dollar AS atau setara sekitar Rp 988 miliar. Nilai tersebut turun 8,21 persen dibandingkan Februari 2026.
Kepala BPS Aceh Agus Andria mengatakan, meski mengalami penurunan secara bulanan, kinerja perdagangan luar negeri Aceh masih mencatat surplus karena nilai ekspor lebih tinggi dibandingkan impor.
“Nilai ekspor Aceh pada Maret 2026 sebesar 59,33 juta dollar AS, sedangkan nilai impor tercatat 43,17 juta dollar AS,” kata Agus Andria, Selasa (5/5/2026).
Agus menjelaskan, komoditas ekspor Aceh masih didominasi batubara dengan nilai 46,85 juta dollar AS atau berkontribusi 78,96 persen terhadap total ekspor.
Selain batubara, kata Agus, ekspor Aceh juga ditopang komoditas lemak dan minyak nabati, kopi, rempah-rempah, produk kimia, serta daging dan ikan olahan.
Menurut Agus, India masih menjadi negara tujuan ekspor terbesar Aceh dengan nilai mencapai 51,44 juta dollar AS atau 86,70 persen dari total ekspor.
“Ekspor ke India didominasi komoditas batubara, lemak dan minyak nabati, serta berbagai produk kimia,” ujarnya.
Sementara itu, Amerika Serikat menempati posisi kedua sebagai negara tujuan ekspor Aceh dengan nilai 3,11 juta dollar AS, terutama untuk komoditas kopi dan rempah-rempah
“Adapun ekspor ke Thailand tercatat sebesar 2,04 juta dollar AS dengan komoditas utama berupa batubara serta daging dan ikan olahan,”ucapnya.
Agus menyebutkan, sebagian besar ekspor komoditas asal Aceh dilakukan melalui pelabuhan di wilayah Aceh dengan nilai mencapai 52,93 juta dollar AS atau 89,22 persen dari total ekspor.
Sisanya sebesar 6,40 juta dollar AS dikirim melalui pelabuhan di provinsi lain, dengan pengiriman terbesar melalui Sumatera Utara senilai 6,29 juta dollar AS.
Di sisi lain, impor Aceh pada Maret 2026 tercatat sebesar 43,17 juta dollar AS.
Komoditas impor terbesar berasal dari propana dan butana dengan nilai 22,15 juta dollar AS.
“Negara asal impor terbesar adalah Amerika Serikat dengan komoditas gas butana dan propana,” pungkasya.

Leave a comment