Home News Empat desa di Nagan Raya terendam banjir
News

Empat desa di Nagan Raya terendam banjir

Share
Empat desa di Nagan Raya terendam banjir
Banjir di Nagan Raya yang terjadi Jumat (24/3/2023). Foto: BPBA
Share

POPULARITAS.COM – Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menginformasikan bahwa ada empat desa di Kabupaten Nagan Raya, terendam banjir.

Kepala Pelaksana BPBA, Ilyas dalam keterangannya, Sabtu (25/3/2023) mengatakan, empat desa yang terdampak banjir berada di Kecamatan Seunagan Timur dan Beutong. Genangan banjir mulai merendam pemukiman warga pada Jumat kemarin.

“Empat desa terkena banjir yaitu Blang Bayu di Seunagan Timur, Kuta Jeumpa, Kede Seumot dan Lhok Seumot di Kecamatan Beutong,” kata Ilyas.

Ia menjelaskan, banjir tersebut akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Nagan Raya dan tersumbatnya pintu air Gampong Blang Bayu dan pintu air Keudèe Seumot.

Hal itu, tambah Ilyas, mengakibatkan Krueng Kulu meluap ke pemukiman penduduk dengan ketinggian air 10-30 cm.

Pasca kejadian, kata dia, BPBD Kabupaten Nagan Raya langsung turun ke lokasi untuk melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan instansi terkait.

“Dampak material masih dalam pendataan dan kondisi terakhir air sudah mulai surut,” pungkasnya.

Share
Tulisan Terkait
KesehatanNews

Makanan Nabati yang Proteinnya Lebih Tinggi dari Dua Butir Telur

POPULARITAS.COM – Selama ini telur dikenal sebagai salah satu sumber protein yang...

News

10 miliar pokir anggota DPRK Pidie Jaya tahun 2026 beli bibit udang vaname dan ikan, Kadis DKP : penerima nanti di verifikasi

POPULARITAS.COM – Sebanyak Rp10 mililar, anggaran yang bersumber dari APBK Pidie Jaya...

News

Survei Kemenkes: Percobaan Bunuh Diri Anak Remaja Naik 2,7 Kali Lipat

POPULARITAS.COM – Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengungkapkan adanya peningkatan...

InternasionalNews

Malaysia Ungkap Perkembangan Terbaru Kasus Pilot Selundupkan Narkoba ke RI

POPULARITAS.COM – Kepolisian Malaysia menangkap enam pria yang diduga terlibat dalam sindikat...

Exit mobile version