Home News Empat pelancong asal Prancis masuk Islam di Aceh
News

Empat pelancong asal Prancis masuk Islam di Aceh

Share
Empat WNA asal Prancis mengucapkan dua kalimat syahadat di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (27/10/2023). Foto: Muhammad Fadhil/popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Empat warga negara asing (WNA) asal Prancis masuk Islam di Aceh. Keempat pelancong ini mengucapkan dua kalimat syahadat di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (27/10/2023).

Prosesi pengucapan dua kalimat syahadat dipandu oleh Kasi Kemakmuran Masjid Raya Baiturrahman, Teuku Iskandar sekitar pukul 13.40 WIB. Puluhan jemaah salat Jumat ikut menyaksikan prosesi ini.

Usai resmi memuluk Islam, kelima warga itu berubah nama dari David Lobre menjadi Daud Lobre, Laurent menjadi Mahmud Di Aceh, Estelle Lobre menjadi Balqis Lobre dan Lilou Lobre menjadi Farah Lobre.

Kasi Kemakmuran Masjid Raya Baiturrahman, Teuku Iskandar menyebutkan, dari empat WNA yang memeluk Islam, tiga di antaranya adalah sekeluarga yakni ayah, ibu dan seorang anak perempuan.

“Mereka dengan kesadaran sendiri tanpa paksaan, walaupun mereka ada yang sudah lama di Aceh, namun  mereka sepakat sekeluarga  dan seorang teman hari ini membulatkan tekat untuk mengucapkan syahat,” kata Iskandar.

Niat Daud Lobre dan kawan-kawan memeluk Islam awalnya disampaikan kepada seorang pengusaha cafe di Lhoknga, Aceh Besar, Zulfitri alias Joel Bungalow.

“Saya kenal dengan beliau 1995, saya tidak pernah mengajak beliau masuk Islam, cuma cara saya pribadi bagaimana melayani beliau-beliau ini, sehingga dua hari lalu beliau datang ke saya, dia bilang mau masuk Islam,” kata Joel.

Kepada Joel, Daud dan keluarga mengaku datang ke Aceh untuk melancong. Mereka juga berulang kali pulang-pergi dari Aceh ke Prancis.

“Mereka ke Aceh misalnya sebulan, kemudian balik lagi ke sana (Prancis), ini sudah 15 tahun lalu di sana, ini baru balik lagi,” ujarnya.

Kepada Joel, Daud mengakui suka dengan kedamaian dan keindahan Aceh, sehingga menjadikan daerah ini sebagai tujuan berwisata.

“Karena Aceh ini tidak seperti dibayangkan di luar, artinya Islam itu ada di Aceh, mungkin dari situ itu beliau-beliau ini suka ke Aceh. Beliau adalah seorang peselancar,” ungkap Joel.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Sekapur Sirih dr Zaini Abdullah

POPULARITAS.COM – Kecintaannya kepada tanah kelahirannya, membuat pria bersura bariton ini, tak...

News

Abu Doto Berpulang

POPULARITAS.COM – Mantan Gubernur Aceh Zaini Abdullah atau Abu Doto meninggal dunia...

News

Pemerintah Aceh Prihatin atas Insiden di KMP Aceh Hebat 2

‎‎POPULARITAS.COM –  Pemerintah Aceh menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas insiden yang...

HukumNews

Kemenkum Aceh Desak Bener Meriah Bikin Qanun Perlindungan Alpukat hingga Gula Enau

POPULARITAS.COM –  Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Aceh mendesak Pemerintah Kabupaten...

Exit mobile version