POPULARITAS.COM – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,5 yang mengguncang wilayah Tohoku, Jepang, memicu perintah evakuasi massal terhadap 171.957 warga hingga Senin (20/4/2026) pukul 18.45 waktu setempat. Badan Penanggulangan Kebakaran dan Bencana Jepang (FDMA) terus memantau pergerakan warga menuju titik-titik pengungsian yang telah disiapkan.
Zona evakuasi mencakup wilayah yang membentang dari utara hingga timur Jepang. Lima prefektur masuk dalam daftar terdampak, yakni Hokkaido, Aomori, Iwate, Miyagi, dan Fukushima. Warga di kawasan tersebut diarahkan untuk segera menuju tempat penampungan darurat.
Dikutip dari Japan News, “Pemerintah prefektur setempat telah mengaktifkan seluruh protokol keselamatan guna mengantisipasi kerusakan struktur bangunan yang bisa membahayakan penduduk.”
Shinkansen Lumpuh, Sistem Keamanan Otomatis Aktif
Selain memaksa ratusan ribu warga mengungsi, gempa Tohoku ini juga melumpuhkan jaringan transportasi kereta cepat Jepang. East Japan Railways Co. menghentikan seluruh operasional Tohoku Shinkansen dan Akita Shinkansen segera setelah guncangan terjadi, guna memungkinkan inspeksi menyeluruh pada jalur rel dan jaringan listrik.
Dampak gangguan meluas hingga ke jalur Tokaido Shinkansen yang menghubungkan Tokyo dengan wilayah barat Jepang. Jalur ini sempat terhenti total akibat pemadaman listrik mendadak. Menurut Central Japan Railways Co. (JR Tokai), sistem pencegahan bencana secara otomatis memutus aliran listrik pada pukul 16.53 begitu sensor mendeteksi guncangan besar, demi memastikan kereta yang sedang melaju dapat berhenti dengan aman.
Setelah serangkaian pemeriksaan darurat, layanan Tokaido Shinkansen berangsur pulih secara terbatas. Perjalanan kereta untuk sementara hanya melayani rute antara Stasiun Tokyo dan Stasiun Shizuoka, dengan peringatan adanya penumpukan jadwal dan potensi keterlambatan yang signifikan.
Prioritas Penanganan Pengungsi
Kementerian Urusan Internal dan Komunikasi Jepang menyatakan bahwa penanganan lebih dari 171 ribu pengungsi menjadi prioritas utama pemerintah saat ini. Petugas di lapangan masih melakukan penyisiran di wilayah-wilayah yang paling parah terdampak untuk mendata kerusakan infrastruktur publik.
Warga juga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan dalam beberapa hari ke depan. Pemerintah pusat berkomitmen menyampaikan informasi terkini mengenai status keamanan wilayah dan pemulihan fasilitas umum secara berkala. (hsn)
Sumber: beritasatu.com

Leave a comment