Home News Hasil temuan Ombudsman panitia seleksi beasiswa Aceh tidak transparan
News

Hasil temuan Ombudsman panitia seleksi beasiswa Aceh tidak transparan

Share
PT Banda Aceh terima 677 perkara banding selama 2022
Taqwaddin. Foto: Antara
Share

POPULARITAS.COM – Ombudsman RI perwakilan Aceh, menemukan sejumlah faktar bahwa panitia penerimaan seleksi beasiswa di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), tidak transparan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Ombudsman Aceh, Taqwaddin dalam keterangan pers kepada sejumlah wartawan di Banda Aceh, Selasa (12/10/2021).

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan pihaknya, berupa permintaan keterangan dilapangan, pemeriksaan dokumen, serta keterangan saksi ahli, terdapat fakta soal tidak transparansinya panitia seleksi tersebut, tukasnya.

Selain itu juga, panitia seleksi tidak informatif dalam menyampaikan informasi. Jadi, banyak hal yang tidak tersampaikan kepada publik dan. Masyarakat terkait proses seleksi penerimaan beasiswa di lembaga itu.

“Panitia seleksi beasiswa di BPSDM Aceh tidak transparan pada proses akhir,” jelasnya.

Untuk memperkuat dalil pemeriksaan, lanjut Taqwaddin, pihaknya juga telah meminta pandangan dari pihak komisi informasi Aceh (KIA). Dan dari penjelasan lembaga itu, seluruh tahapan seleksi penerimaan beasiswa di BPSDM Aceh, bukan merupakan informasi yang dikecualikan.

“Karna itu, panitia pelaksana harus mengumumkan hasil akhir,” terangnya.

Taqwaddin menuturkan, laporan akhir hasil pemeriksaan (LAHP) akan segera diserahkan ke pihak BPSDM Aceh selaku terlapor.

Dalam LAHP nantinya, pihak Ombudsman akan menyampaikan saran dan tindakan korektif yang harus dilaksanakan oleh terlapor, dalam hal ini pihak BPSDM Aceh.

“Pertama, kami meminta agar panitia pelaksana mengumumkan hasil akhir seleksi tersebut. Kedua, agar pihak BPSDM Aceh merevisi Peraturan Kepala Badan tentang Juknis Proses Seleksi Beasiswa Tersebut,” papar Taqwaddin.

Selanjutnya, untuk proses seleksi beasiswa ke depan agar lebih transparan sesuai dengan azas-azas umum pemerintahan yang baik. Sehingga tidak menimbulkan kecurigaan publik yang macam-macam. Hal ini penting agar kepercayaan masyarakat kepada Pemerintah Aceh akan meningkat.

Ketiga, agar Pemerintah Aceh  mengalokasikan penambahan anggaran untuk program beasiswa, baik dalam maupun luar negeri. Sehingga, dengan adanya tambahan anggaran maka kuota untuk beasiswa dapat diperbanyak.

“Ini penting kita sampaikan, agar ke depan panitia harus transparan. Dan terkait penambahan anggaran, supaya penerima manfaat lebih banyak,” ungkap Taqwaddin.

“Nanti generasi penerus Aceh yang berpendidikan tinggi, juga merupakan suatu kebanggan bagi masyarakat Aceh,” pungkasnya. 

Editor : Hendro Saky

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Dari Penggerebekan di Ruko Pidie, Petugas Gabungan Amankan Sebelas Orang Beserta 1,2 Ton Sabu Cair

POPULARITAS.COM – Petugas gabungan menangkap sebelas orang dan menyita 1,2 ton sabu...

EkonomiNews

BI Catat Uang Beredar Naik 8,3 Persen Jadi Rp 10.587 Triliun

POPULARITAS.COM – Bank Indonesia (BI) mencatat uang beredar dalam arti luas (M2)...

News

BMKG : Aceh diguyur hujan lebat selama tiga hari

POPULARITAS.COM – Sebagian besar wilayah Aceh, akan mengalami peristiwa alam, yakni hujan...

News

Suahasil Pastikan Gaji PNS Tak Disalurkan lewat Kopdes Merah Putih

POPULARITAS.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara menegaskan gaji pegawai negeri sipil...

Exit mobile version