POPULARITAS.COM – Selain menyoroti masalah kuota haji, Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf mengakui Indonesia mendapatkan catatan merah dari Pemerintah Arab Saudi terkait pengelolaan kesehatan jemaah haji Indonesia.
Ia mengungkap, teguran tersebut datang langsung dari Kementerian Kesehatan dan Kementerian Haji Arab Saudi.
“Kita kemarin mendapatkan rapor merah dari Pemerintah Saudi. Pada 2025 ini kita akan coba perbaiki supaya tidak bermasalah. Mereka menyoroti tata cara kita dalam memperlakukan istilah kesehatan yang belum sesuai standar mereka. Karena itu, kami akan perbaiki sistem dan prosedur agar lebih sesuai dengan regulasi Saudi,” jelas Irfan Yusuf saat ditemui di NTB, Minggu (12/10/2025).
Sehubungan dengan aspek kesehatan jemaah haji dan umrah. Ia menekankan, pemerintah tetap mewajibkan vaksinasi meningitis dan yellow fever bagi calon jemaah haji tahun ini, sesuai standar kesehatan internasional dan ketentuan dari Pemerintah Arab Saudi.
Pemerintah pusat, ditekankan Yusuf, kini tengah melakukan pembenahan menyeluruh untuk memastikan penyelenggaraan haji ke depannya dapat berjalan lancar, aman, dan memenuhi standar internasional.
“Kita tidak ingin ada lagi catatan negatif dari Pemerintah Arab Saudi. Prinsipnya, pelayanan kepada jemaah harus makin baik dan transparan,” tutup Irfan Yusuf.

Leave a comment