Home News Ingat! Jangan Asal Buang Limbah Hewan Kurban
News

Ingat! Jangan Asal Buang Limbah Hewan Kurban

Share
Hewan kurban yang sehat. Poto : Dok | HO
Share

POPULARITAS.COM – Masyarakat diingatkan agar tidak membuang limbah hewan kurban sembarangan karena berpotensi mencemari lingkungan dan mengganggu kesehatan.

Pakar kesehatan lingkungan dari Universitas Airlangga, Corie Indria Prasasti, mengatakan aktivitas penyembelihan hewan kurban setiap tahun menghasilkan limbah cair dan padat yang perlu dikelola dengan benar.

Menurut Corie, pengelolaan limbah kurban sebenarnya sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

“Prinsipnya limbah memang boleh dikubur, tetapi harus di tempat khusus. Tidak boleh dekat dengan sumber air supaya tidak menimbulkan masalah kesehatan di kemudian hari,” kata Corie, Rabu (27/5/2026).

Ia menjelaskan, limbah cair seperti darah serta limbah padat seperti isi perut hewan tidak boleh dibuang langsung ke sungai atau sumber air karena dapat mencemari lingkungan.

Apabila pengelolaan dilakukan sembarangan, air yang digunakan masyarakat sehari-hari berisiko tercemar dan memicu gangguan kesehatan.

Corie menilai tantangan terbesar dalam pengelolaan limbah kurban adalah keterbatasan lahan di lokasi penyembelihan, terutama di area masjid atau permukiman padat penduduk. Tidak semua tempat memiliki area khusus yang aman dan jauh dari sumber air.

Karena itu, pengelolaan limbah kurban perlu disesuaikan dengan kondisi lingkungan masing-masing daerah.

Perlu adanya kolaborasi lintas sektor, atara lain pemerintah, dinas kesehatan, peternakan, lingkungan hidup, hingga pengurus masjid agar pelaksanaan kurban tetap aman bagi masyarakat dan lingkungan. “Kalau ke depan ada persyaratan khusus bagi tempat yang menyelenggarakan penyembelihan hewan kurban, itu bisa membantu pengelolaan limbah menjadi lebih baik,” beber Corie.

Selain pengelolaan teknis, Corie juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat mengenai kebersihan lingkungan selama Iduladha. Edukasi tersebut dinilai perlu disebarluaskan melalui media sosial maupun media elektronik.

“Edukasi itu seharusnya tidak hanya untuk panitia kurban saja, tetapi juga masyarakat umum. Hal itu supaya semua ikut menjaga lingkungan tetap aman dan sehat,” tuturnya.

Dosen Departemen Kesehatan Lingkungan Fakultas Kesehatan Masyarakat Unair itu menambahkan, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting agar pelaksanaan kurban tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan maupun kesehatan warga sekitar.

 

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Sekapur Sirih dr Zaini Abdullah

POPULARITAS.COM – Kecintaannya kepada tanah kelahirannya, membuat pria bersura bariton ini, tak...

News

Abu Doto Berpulang

POPULARITAS.COM – Mantan Gubernur Aceh Zaini Abdullah atau Abu Doto meninggal dunia...

News

Pemerintah Aceh Prihatin atas Insiden di KMP Aceh Hebat 2

‎‎POPULARITAS.COM –  Pemerintah Aceh menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas insiden yang...

HukumNews

Kemenkum Aceh Desak Bener Meriah Bikin Qanun Perlindungan Alpukat hingga Gula Enau

POPULARITAS.COM –  Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Aceh mendesak Pemerintah Kabupaten...

Exit mobile version