Home News Israel gempur Jalur Gaza
News

Israel gempur Jalur Gaza

Share
Ilustrasi, suasana Jalur Gaza setelah pemboman Israel (Anadolu Agency)
Share

POPULARITAS.COM – Pasukan keamanan Israel pada Jumat (22/9/2023) meluncurkan serangan udara ke Jalur Gaza, dengan salah satu sumber mengonfirmasi bahwa pos pemantau Hamas menjadi sasaran dalam serangan tersebut.

Dalam pernyataan yang diunggah di akun Twitter militer Israel, mereka mengumumkan bahwa saat saat ini tengah melakukan serangan udara di Gaza.

“Kami saat ini menggempur Gaza,” ungkap militer Israel, dikutip dari laman Antara, Sabtu (23/9/2023).

Namun, pihak militer Israel tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai peristiwa tersebut.

Sementara itu, kantor berita Palestina WAFA melaporkan bahwa seorang warga Palestina terluka akibat serangan udara yang diluncurkan oleh pesawat Israel di pos terluar di kota tersebut.

Surat kabar berbahasa Inggris, Times of Israel, melaporkan bahwa serangan udara tersebut terjadi sebagai respons terhadap “balon udara yang membawa alat pembakar” yang diterbangkan di atas perbatasan oleh warga Palestina. Aksi ini memicu tiga kebakaran di wilayah selatan Israel.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
KesehatanNews

Makanan Nabati yang Proteinnya Lebih Tinggi dari Dua Butir Telur

POPULARITAS.COM – Selama ini telur dikenal sebagai salah satu sumber protein yang...

News

10 miliar pokir anggota DPRK Pidie Jaya tahun 2026 beli bibit udang vaname dan ikan, Kadis DKP : penerima nanti di verifikasi

POPULARITAS.COM – Sebanyak Rp10 mililar, anggaran yang bersumber dari APBK Pidie Jaya...

News

Survei Kemenkes: Percobaan Bunuh Diri Anak Remaja Naik 2,7 Kali Lipat

POPULARITAS.COM – Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengungkapkan adanya peningkatan...

InternasionalNews

Malaysia Ungkap Perkembangan Terbaru Kasus Pilot Selundupkan Narkoba ke RI

POPULARITAS.COM – Kepolisian Malaysia menangkap enam pria yang diduga terlibat dalam sindikat...

Exit mobile version