POPULARITAS.COM – Jumlah pasangan yang melangsungkan pernikahan di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengalami penurunan sepanjang tahun 2025 dibandingkan tahun sebelumnya.
Data Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Abdya mencatat, berdasarkan rekap dari sembilan Kantor Urusan Agama (KUA) di seluruh kecamatan, selama 2025, hanya 998 pasangan yang melangsungkan pernikahan resmi, baik secara agama maupun negara.
Kasi Bimas Islam Kankemenag Abdya, T Faisal, menyebutkan angka tersebut mengalami penurunan dibandingkan 2024.
“Di tahun 2025 hanya 998 pasangan yang melangsungkan pernikahan di Abdya. Angka ini menurun dibandingkan tahun 2024,” ujar Kasi Bimas Islam Kemenag Abdya, T Faisal, Rabu (4/2/2026).
Sebagai perbandingan, lanjutnya, pada 2024 jumlah pasangan yang menikah mencapai 1.015 pasangan.
“Dengan demikian, terjadi penurunan 17 pasangan dalam kurun waktu setahun,” jelas Faisal.
Meski penurunannya tidak terlalu signifikan, Ampon sapaan akrab T Faisal mengakui belum dapat memastikan penyebab turunnya angka pernikahan tersebut.
“Kita belum mengetahui pasti apa penyebabnya. Bisa jadi karena faktor ekonomi atau mungkin juga, karena harga emas yang terlalu tinggi pada 2025. Karena, dalam tradisi masyarakat Aceh, emas memegang peranan penting sebagai bagian dari mahar dan rangkaian prosesi pernikahan,” sebut Faisal.
Sebagai informasi, harga emas yang pada 2024 masih berada di kisaran Rp3–4 juta per mayam meningkat menjadi sekitar Rp 7 juta lebih pada 2025, lalu melonjak hingga Rp9–10 juta per mayam pada akhir Januari 2026.

Leave a comment