Home Kesehatan Kasus Stunting di Aceh Masih Perlu Pendampingan Berkelanjutan
KesehatanNews

Kasus Stunting di Aceh Masih Perlu Pendampingan Berkelanjutan

Share
pala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Aceh, Safrina Salim.
Share

POPULARITAS.COM – Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Aceh, Safrina Salim, menyebutkan angka prevalensi stunting di Aceh saat ini mencapai 28,06 persen.

“Kalau kita melihat kondisi hasil survei sebelumnya, yakni Survei Kesehatan Indonesia (SKI), penurunan stunting di Aceh sudah mencapai sekitar 1,5 persen,” kata Safrina, Rabu, 12 November 2025.

Ia menambahkan, berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2025, penurunan angka stunting hanya sekitar 0,8 persen. Meski terjadi penurunan, Safrina mengakui masih muncul kasus stunting baru di sejumlah daerah.

Untuk mengatasinya, BKKBN Aceh mengandalkan strategi Keluarga Berisiko Stunting (KRS) sebagai langkah efektif dan komprehensif dalam pencegahan.

“Jika keluarga berisiko stunting mendapat pendampingan berkelanjutan, kita bisa mencegah lahirnya kasus baru. Pendampingan sejak masa kehamilan dapat memastikan anak lahir sehat, sekaligus menekan angka kematian ibu dan balita,” jelasnya.

Safrina menyebutkan, pendampingan juga dilakukan hingga tingkat kecamatan dan kabupaten/kota agar seluruh keluarga berisiko dapat terjangkau program tersebut.

Selain itu, pihaknya menggalakkan Gerakan Pendampingan Keluarga Risiko Stunting (Genting), program nasional yang kini menjadi fokus utama Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (sebelumnya BKKBN) untuk menurunkan angka stunting, termasuk di Aceh.

“Sasaran Genting adalah seluruh masyarakat lintas program. Kegiatannya bersifat gotong royong dan didukung melalui CSR, tanpa memakai anggaran pemerintah,” kata Safrina.

“Bantuan yang diberikan antara lain berupa makanan bergizi, penyediaan jamban, dan akses air bersih bagi rumah tangga yang masuk kategori keluarga stunting,” sambungnya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
KesehatanNews

Kemenkes Ingatkan Bahaya Asap Karhutla, Anak-anak dan Ibu Hamil Rentan Terdampak

POPULARITAS.COM – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat di wilayah terdampak kebakaran hutan...

NewsSepakbola

Persiraja Ditahan Imbang di Kandang

POPULARITAS.COM – Persiraja Banda Aceh harus puas berbagi poin setelah bermain imbang...

News

Sekjen PBB António Guterres Tiba di Indonesia untuk Bahas Isu Global

POPULARITAS.COM – Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB), António Guterres, tiba di...

News

Soroti Polemik Jilbab di Azerbaijan, Pengamat Ungkap Potensi Ekonomi Busana Muslim

POPULARITAS.COM – Industri jilbab dan busana Muslim atau modest fashion dinilai memiliki...

Exit mobile version