POPULARITAS.COM – Kementerian Dalam Negeri membentuk 5.315 desa siaga penanganan kasus Tuberkulosis (TBC) di 11 provinsi prioritas di Indonesia.
Sebelas provinsi itu adalah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, Nusa Tenggara Timur, Sumatera Selatan, DI Yogyakarta, dan Lampung.
“ini sudah terbentuk 5.315 desa siaga TBC dari 16.045 desa yang ada,” kata Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus dalam Konferensi Pers Hari TB Sedunia 2026 di kantor Kemenkes, Jakarta Selatan, Senin (6/4/2026).
Wiyagus mengatakan, keberadaan desa siaga ini akan membantu pemerintah daerah dalam penanganan TBC. “Ini sekaligus akan membantu kerja Pemda dalam penanganan TBC dengan kolaborasi mikro dengan desa dan kelurahan,” ujar dia.
Dia juga mengatakan, penanganan kasus TBC hanya bisa dilakukan dengan kolaborasi antar pemerintah daerah mulai tingkat provinsi, kabupaten/kota, tokoh agama, pemerintah desa, dan Puskesmas.
“Sejauh ini kita memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kepala Daerah yang sudah menentukan komitmennya,” ucap dia.
Sebelumnya, Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus mengatakan, saat ini, ada 1.090.000 kasus Tuberkulosis di Indonesia. Dari jumlah tersebut, 867.000 kasus sudah diobati, sedangkan sekitar 300.000 kasus belum ditemukan.
Paulus mengatakan, jumlah tersebut menjadi tantangan bagi Kemenkes untuk memberantas kuman TB.
Dia mengatakan, pencegahan tersebut tak bisa hanya dilakukan Kemenkes, melainkan membutuhkan kerja sektoral antar kementerian.
“Saya ingin menjelaskan bahwa pada hari ini pemberantasan TB itu lintas sektoral Kemenkes di depan bersama Kemendagri tidak cukup. Harus dibagi kementerian PKP, Kemenaker, Kemensos, Kementerian Pangan, dan Kementerian lingkungan hidup ini saling berkaitan,” ujar Paulus.

Leave a comment