Home News Kepala desa di Aceh Jaya dilarang studi banding keluar daerah
News

Kepala desa di Aceh Jaya dilarang studi banding keluar daerah

Share
Ilustrasi
Share

POPULARITAS.COM – Pj Bupati Aceh Jaya Nurdin melarang wacana para keuchik (kepala desa) di kabupaten setempat untuk melakukan studi banding ke keluar daerah, melainkan cukup di dalam wilayah sendiri saja.

“Saya selaku kepala daerah sudah dari tahun lalu menginstruksikan agar pelatihan bagi kepala desa dilaksanakan di Aceh Jaya, tidak perlu keluar daerah,” kata Nurdin, dikutip dari laman Antara, Rabu (2/8/2023).

Kata Nurdin, jika memang para keuchik tersebut memerlukan pengalaman dari pihak luar, maka bisa dengan mengundang mereka ke Aceh Jaya, sehingga pelatihannya dapat dilaksanakan di daerah sendiri.

“Jika dibutuhkan pengalaman dari pihak luar undang saja mereka untuk memberikan bahan-bahannya, pemaparannya di Aceh Jaya,” katanya.

Nurdin menyampaikan, pelaksanaan kegiatan di daerah sendiri tidak hanya menghemat biaya, melainkan juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Aceh Jaya karena perputaran uang nya di wilayah sendiri .

“Tujuan saya itu agar kita lebih efektif dan hemat biaya, dan uang yang ada itu bisa beredar di Aceh Jaya untuk menggerakkan roda perekonomian. Maka saya minta kepala desa dan pihak terkait dapat melaksanakannya di Aceh Jaya saja,” kata Nurdin.

Untuk diketahui, sebanyak 172 Keuchik (Kepala desa) dalam Kabupaten Aceh Jaya dikabarkan akan melakukan study contoh ke Yogyakarta di bidang pengembangan wisata.

Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Aceh Jaya, Teuku Ali Munir membenarkan perihal agenda studi contoh yang akan dilakukan oleh para keuchik di Aceh Jaya ke Desa Ponggok, Yogyakarta tahun 2023.

Ali Munir mengatakan, kegiatan studi ke Desa Ponggok, Yogyakarta merupakan studi tiru untuk melihat daerah yang sudah berkembang.

Ali Munir menjelaskan, studi banding yang dilakukan sebelumnya ke Bandung, Jawa Barat oleh 172 Keuchik telah menunjukkan hasil di bidang Bumdes dan Bumdesma Aceh Jaya yang sedang berjalan.

”Alhamdulillah, selama ini sudah bergerak di bidang Bumdes dan Bumdesma yang sedang berjalan di Aceh Jaya,” kata T Ali Munir.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

10 miliar pokir anggota DPRK Pidie Jaya tahun 2026 beli bibit udang vaname dan ikan, Kadis DKP : penerima nanti di verifikasi

POPULARITAS.COM – Sebanyak Rp10 mililar, anggaran yang bersumber dari APBK Pidie Jaya...

News

Survei Kemenkes: Percobaan Bunuh Diri Anak Remaja Naik 2,7 Kali Lipat

POPULARITAS.COM – Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengungkapkan adanya peningkatan...

InternasionalNews

Malaysia Ungkap Perkembangan Terbaru Kasus Pilot Selundupkan Narkoba ke RI

POPULARITAS.COM – Kepolisian Malaysia menangkap enam pria yang diduga terlibat dalam sindikat...

HukumNews

2 Anggota Bais TNI Lolos dari Pemecatan Kasus Air Keras Kontras

POPULARITAS.COM – Dua anggota Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI yang menjadi terdakwa...

Exit mobile version