POPULARITAS.COM – Kepala Pusat Data dan Informasi Posko Penanganan Bencana Hidrometeorologi Bener Meriah, ilham abdi memastikan bahwa semua logistik yang masuk dan keluar melalui Gudang Logistik tercatat dan dapat dipertanggung jawabkan.
Ilham mengatakan pihaknya belum mendapat informasi adanya kehilangan untuk logistik di gudang karena setiap butirnya tercatat.
“Maka itu sejak awal kami sampaikan kepada para donatur atau siapapun yang mau mengirimkan logistik untuk masyarakat, dialamatkan ke Posko Bencana atau langsung ke penerimanya menunggu di gudang cargo bandara Rembele. Jika bantuan sudah resmi tercatat di diterima oleh gudang logistik, maka setiap penerimanya akan tercatat secara administrasi dan sudah ada SOP ketika akan disalurkan kepada siapa, jumlahnya berapa, lengkap dengan dokumentasi penerima” tegas ilham
“Tentang informasi adanya logistik yang hilang, kalau yg sudah masuk gudang logistik dipastikan tidak ada, di bandara yang kita bawa hanya yang dialamatkan untuk masyarakat Bener Meriah, diterima petugas di Bandara Rembele kemudian dibawa ke gudang dengan pengawalan. Sementara di gudang cargo sendiri dipegang kendali oleh TNI AU yang bertugas disana” tambah ilham.
“Kita berharap semua bantuan tersalurkan, tidak ada masyarakat kelaparan, tidak ada yang memanfaatkan kesempatan dan semua tepat sasaran, bagi masyarakat yang menemukan adanya kecurangan, pencurian bantuan dan segala bentuk kejahatan terhadap bantuan, segera melaporkan ke pihak berwajib,” tutupnya.
Sebelumnya, Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem mengaku telah menerima laporan sebanyak 80 ton bantuan logistik yang disalurkan ke wilayah tengah Aceh hilang.
“Saya dengar berita burung atau berita tidak valid ya, ada 80 ton hilang entah kemana. Kita turunkan semua di Bener Meriah,” kata Mualem, di Banda Aceh, Rabu malam.
Pernyataan itu disampaikan Mualem dalam konferensi pers usai penetapan perpanjangan status tanggap darurat bencana hidrometeorologi Aceh, di restoran pendopo Gubernur Aceh, di Banda Aceh.
Mualem menegaskan, sejauh ini dirinya belum mengetahui pasti kenapa ada laporan kehilangan bantuan tersebut. Untuk itu, persoalan ini bakal di cek kembali bersama TNI dan Polri.
“Kita cek dulu apa betul atau tidak. Yang baru dengar berita burung, tidak kita percayakan. Nanti bersama-sama ini ada pak Pangdam, ada pak polisi, apakah betul atau tidak,” ujarnya.
Dirinya menyampaikan, pada dasarnya bantuan untuk Bener Meriah – Aceh Tengah sudah maksimal disalurkan, tetapi pertanyaan kemudian apakah tepat sasaran atau tidak.

Leave a comment