Home News KKB ancam tembak pilot Susi Air, Kapolda Papua minta Pj Bupati Nduga jangan diam
News

KKB ancam tembak pilot Susi Air, Kapolda Papua minta Pj Bupati Nduga jangan diam

Share
KKB bawa kabur senjata api milik Polri di Intan Jaya
Pilot Susi Air Philips Mark Methrtens disandera sejak tanggal 7 Pebruari 2023, diancam akan ditembak KKB pimpinan Egianus Kogoya. (ANTARA/HO/Dokumen Pribadi)
Share

POPULARITAS.COM – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya mengancam menembak sanderanya pilot Susi Air, Philips Mark Methrtens yang akan dilakukan di bulan Juli 2023.

Terkait hal itu, Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri meminta penjabat Bupati Nduga jangan diam. Ia juga meminta orang nomor satu di Nduga itu untuk membantu membebaskan sandera dari tawanan KKB pimpinan Egianus Kogoya.

“Penjabat Bupati Nduga yang baru dilantik diharapkan dapat membangun komunikasi secara aktif agar kelompok Egianus tidak lagi menuntut hal-hal yang diberikan negara,” kata Fakhiri dikutip dari laman Antara, Rabu (28/6/2023).

Pemprov Papua Pegunungan juga sudah mendorong penjabat Bupati Nduga untuk membantu membebaskan pilot Susi Air Philips Mark Methrtens berkebangsaan Selandia Baru.

Diakui, saat ini berbagai pendekatan sudah dilakukan baik melalui tokoh masyarakat, tokoh agama dan keluarga Egianus sendiri

“Mudah-mudahan dengan berbagai langkah yang dilakukan Egianus berubah sikap sehingga mau menyerahkan sandera ke petugas,” harap Fakhiri.

Jenderal bintang dua itu mengakui, pihaknya terus melakukan komunikasi dengan berbagai pihak agar ada jalan keluar yang baik untuk bisa duduk bersama menyelesaikan tuntutan dan harapannya.

Yang terpenting tidak keluar dari konteks sebuah negara dan tidak mau dia memaksakan kehendaknya agar apa yang diinginkannya diikuti.

“Kita mau dia (Egianus) menyerahkan sandera Philips yang sudah ditawan sejak tanggal 7 Pebruari lalu di Paro, sehingga TNI-Polri akan berusaha semaksimal mungkin dalam menangani masalah ini, ” tegas Kapolda Irjen Pol Fakhiri.

Terkait ultimatum Egianus yang akan membunuh sanderanya tanggal 1 Juli 2023, Kapolda Papua menyatakan tetap membangun komunikasi dengan keluarga Egianus agar dapat menahan emosi dan bisa berkomunikasi dengan aparat keamanan.

“Tidak ada penambahan pasukan untuk membebaskan pilot Susi Air Philips Mark Methrtens,” pungkasnya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Mendagri Prihatin dengan OTT Kepala Daerah, Padahal Sudah Ikut Retret

POPULARITAS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengaku prihatin dengan fenomena...

NewsSosial dan Budaya

Kolaborasi Pemerintah Aceh, BPMA, dan Medco Tanam 1.000 Mangrove

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh bersama Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) serta industri...

News

Samsat Banda Aceh : Seluruh Pelayanan Resmi Pajak  Dipastikan Gratis, Jangan Pakai Calo!

POPULARITAS.COM – Kepala Samsat Banda Aceh, Rahmat Syahreza, mengimbau seluruh masyarakat agar...

News

Bongkar Pasang Kepala SKPK Pidie oleh Sarjani

POPULARITAS.COM – Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, merombak sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat...

Exit mobile version