Home Ekonomi Komisi III DPRA tak persoalkan jika Dirut Bank Aceh warga luar
EkonomiNews

Komisi III DPRA tak persoalkan jika Dirut Bank Aceh warga luar

Share
Anggota DPRA Minta BI Aceh buka kantor perwakilan di Meulaboh
Zaenal Abidin. Foto: ANTARA
Share

POPULARITAS.COM – Wakil Ketua Komisi III DPRA, Zaenal Abidin mengaku dirinya tak mempersoalkan siapa pun Direktur Utama (Dirut) Bank Aceh Syariah (BAS) yang terpilih nanti, asalkan yang bersangkutan mampu membuat terobosan-terobosan baru dalam memajukan bank milik masyarakat di daerah ujung barat Sumatra itu.

“Saya tidak mempermasalahkan apakah yang dipilih nanti orang Aceh atau bukan, karena bagi saya yang terpenting adalah sosok yang lolos itu memang yang mampu dan punya terobosan dalam memajukan bank,” ujar Zaenal dalam keterangannya, Rabu (25/1/2023).

Untuk diketahui, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Pusat sudah melakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap dua calon Direktur Utama Bank Aceh Syariah. Kedua nama calon yang menjalani fit and proper test tersebut yakni Nana Hendriana dan Muhammad Syah. Uji kelayakan dan kepatutan sendiri berlangsung pada Kamis, 19 Januari 2023 lalu.

Nana Hendriana merupakan mantan CEO Bank Syariah Indonesia (BSI) Aceh yang saat ini bertugas di Bank DKI Jakarta. Sementara Muhammad Syah merupakan Kepala BAS Cabang Kualasimpang, Aceh Tamiang.

“BAS ini harus bisa menjadi bank yang dirasakan kehadirannya oleh masyarakat Aceh, khususnya para pelaku dunia usaha,” kata Zaenal.

Selama ini, Zaenal mengaku banyak menerima laporan dari para pelaku usaha di Aceh yang sulit dalam mengambil kredit di BAS. Inilah yang membuatnya berharap agar kelak siapa pun yang dipilih menjadi Dirut BAS harus mampu menghilangkan stigma-stigma negatif terhadap bank milik Pemerintah Aceh itu.

“Sekarang banyak stigma negatif ke BAS, ada yang bilang BAS itu bank keluarga lah, tidak terbuka, sulit mengambil kredit bagi para pengusaha, kemudian ada yang bilang cuma bergantung pada kredit PNS, dan berbagai stigma negatif lainnya, belum lagi persoalan-persoalan lainnya, ini menjadi tugas dirut baru ke depan,” ungkap Zaenal.

Dia pun meminta kepada publik, khususnya masyarakat Aceh, untuk menerima siapapun calon dirut yang akan dipilih oleh OJK, apakah satu orang yang lolos, atau dua-duanya.

“Karena apapun hasil fit and proper test yang dilakukan OJK itu nantinya akan berlanjut ke pemegang saham, karena mereka yang melakukan pengangkatan dan pemberhentian lewat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS),” ujarnya.

Zaenal sendiri mengapresiasi kerja-kerja OJK yang sudah melakukan uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon Dirut BAS.

“OJK saya yakin sudah melakukan kerja-kerja yang terbaik dalam menentukan calon Dirut BAS,” ujarnya.

“Kita dukung siapapun calon dirut yang terpilih nanti, karena BAS itu milik masyarakat Aceh, tugas kita mengawal agar BAS semakin maju,” kata Sekretaris PKS Aceh itu.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Mendagri Prihatin dengan OTT Kepala Daerah, Padahal Sudah Ikut Retret

POPULARITAS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengaku prihatin dengan fenomena...

NewsSosial dan Budaya

Kolaborasi Pemerintah Aceh, BPMA, dan Medco Tanam 1.000 Mangrove

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh bersama Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) serta industri...

News

Samsat Banda Aceh : Seluruh Pelayanan Resmi Pajak  Dipastikan Gratis, Jangan Pakai Calo!

POPULARITAS.COM – Kepala Samsat Banda Aceh, Rahmat Syahreza, mengimbau seluruh masyarakat agar...

News

Bongkar Pasang Kepala SKPK Pidie oleh Sarjani

POPULARITAS.COM – Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, merombak sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat...

Exit mobile version