Home News Kopi Aceh Kerap Diekspor dari Pelabuhan Luar Daerah
News

Kopi Aceh Kerap Diekspor dari Pelabuhan Luar Daerah

Share
Panen Kopi di Bener Meriah.
Share

BANDA ACEH (popularitas.com) – Nilai ekspor kopi yang tumbuh di kawasan dataran tinggi wilayah Tengah Aceh. Pada triwulan I di 2019 sudah menembus angka 311,04% dengan nilai 22,86 juta dolar AS jika dibanding periode yang sama di tahun 2018.

“Ekspor kopi asal Aceh di bulan Maret 2019 saja total 7,85 juta dolar AS, jika digabungkan dalam tiga bulan terakhir menjadi 22,86 juta dolar AS,” terang Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, Wahyudin Kamis, 23 Mei 2019.

Ia menyebut ekspor kelompok kopi tergabung komoditas teh, dan rempah-rempah tersebut asal provinsi berjuluk “Serambi Mekkah” ini di periode Januari-Maret 2019 tercatat senilai USD5,56 juta lebih.

Bahkan komoditas yang telah diekspor ke-17 negara dan semakin disukai penikmatnya telah memberi andil 30,41%, setelah batubara Aceh senilai USD40,05 juta atau mempunyai andil 53,28% dari total nilai ekspor USD75,18 juta lebih.

Meningkatnya nilai ekspor kopi ini terutama jenis Arabika, karena dunia internasional semakin meminati kopi yang sebagian besar diekspor, dalam bentuk biji, tidak dipanggang dan tidak dihilangkan kandungan kafeinnya.

“Sayangnya di triwulan itu, kegiatan ekspor kopi dilakukan melalui pelabuhan luar Aceh. Seperti Pelabuhan Belawan di Medan, Sumut, mayoritas negara tujuan ekspor kopi adalah Amerika Serikat,” katanya.

Ia mengatakan sedangkan melalui pelabuhan di provinsi paling barat Indonesia ini belum tercatat sama sekali di antara lima kelompok komoditas dengan nilai triwulan tahun ini total tercatat 44,88 juta dolar AS lebih.

“Nilai komoditas asal Aceh diekspor melalui pelabuhan di Aceh, yakni bahan bakar mineral atau batubara USD40,05 juta memberi andil 89,23%, dan menyusul bahan kimia anorganik USD4,35 juta dari total nilai ekspor 44,88 juta dolar AS,” kata Wahyudin.

Presiden Joko Widodo tahun 2018 mengatakan, ekspor dan investasi menjadi dua hal penting atau kunci dalam memperkuat fundamental perekonomian Indonesia.

“Kalau itu bisa kita lakukan, ekspornya meningkat, sehingga defisit neraca perdagangan bisa kita selesaikan. Defisit transaksi berjalan kita bisa kita selesaikan,” kata Jokowi.*

Sumber: Antara News

Share
Tulisan Terkait
EdukasiNews

Terima Audiensi LLDIKTI, Wagub Fadhlullah Dorong Penguatan SDM dan Kolaborasi dengan PTS

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM merupakan kunci kemajuan...

News

Pascamutasi, Dinas “Basah” di Pidie Masih Lowong Pimpinan

POPULARITAS.COM – Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, merombak 45  pejabat tingkat eselon II,...

News

Ketua DPR Aceh Zulfadhli hadiri peringatan HUT ke-24 Kabupaten Nagan Raya

POPULARITAS.COM – Ketua DPR Aceh Zulfadhli, Minggu 19 Juli 2026 malam, hadiri...

InternasionalNews

Andy Burnham Resmi Jadi Perdana Menteri Inggris Usai Bertemu Raja Charles

POPULARITAS.COM – Andy Burnham resmi menjadi Perdana Menteri Inggris pada Senin 20...

Exit mobile version