POPULARITAS.COM – Universitas Syiah Kuala (USK) meluluskan 3.028 wisudawan pada periode Mei-Juli 2026. Sebanyak 564 lulusan di antaranya meraih predikat pujian atau cumlaude.
Wisuda dilaksanakan selama tiga hari, 26-28 Agustus 2026, di Gedung AAC Dayan Dawood, Banda Aceh. Para lulusan berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sarjana, magister, doktor, profesi, spesialis, subspesialis, sarjana terapan hingga diploma.
“Setelah upacara wisuda ke-170 ini, maka jumlah alumni Universitas Jantong Hatee Rakyat Aceh mencapai 176.494 orang yang tersebar di seluruh penjuru negeri bahkan dunia,” kata Rektor USK Prof Mirza Tabrani dalam sambutannya, Rabu (26/8/2026).
Pada hari pertama wisuda, USK juga meluluskan empat mahasiswa tanpa skripsi karena berhasil meraih prestasi di tingkat nasional dan internasional.
Selain itu, terdapat lima lulusan internasional asal Thailand dari Fakultas Kedokteran yang turut diwisuda.
USK juga melepas enam wisudawan perdana dari sejumlah program studi baru, yakni Program Studi Spesialis Mikrobiologi Klinis, Spesialis Orthopedi dan Traumatologi, serta Subspesialis Penyakit Dalam.
Dalam sambutannya, Mirza mengingatkan para lulusan mengenai semakin kompleksnya tantangan dunia kerja di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian.

Mirza mengatakan, lulusan perguruan tinggi tidak cukup hanya mengandalkan ijazah untuk memasuki dunia kerja. Mereka juga perlu memiliki kemampuan beradaptasi, berpikir kreatif, memecahkan masalah, serta terus belajar mengikuti perkembangan zaman.
“Karena itu, kita tidak cukup hanya mengandalkan ijazah saja untuk mendapatkan pekerjaan, tetapi juga harus memiliki kemampuan untuk beradaptasi, berpikir kreatif, memecahkan masalah, dan terus belajar mengikuti perubahan,” ujarnya.
Mirza menyebutkan, USK terus berupaya mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan tersebut melalui pendidikan, program magang dan riset, serta pengabdian kepada masyarakat.
Salah satu program yang dikembangkan adalah Mahasiswa Berdampak yang dilaksanakan di berbagai wilayah Aceh.
Melalui program tersebut, mahasiswa dan dosen turun langsung mendampingi masyarakat, mengembangkan potensi lokal, memperkuat ekonomi warga, serta menghadirkan solusi sesuai kebutuhan masyarakat.
Mirza optimistis para lulusan USK telah memiliki bekal untuk menghadapi perubahan dunia kerja. Ia berharap bekal tersebut dapat digunakan tidak hanya untuk mendapatkan pekerjaan, tetapi juga menciptakan peluang kerja baru.
“Jadilah generasi yang mampu beradaptasi dengan perubahan, berani berinovasi, membuka lapangan kerja, menggerakkan masyarakat, dan menghadirkan manfaat di mana pun saudara berada,” kata Mirza.
Leave a comment