Home News Ledakan kilang minyak ilegal Nigeria tewaskan 37 orang
News

Ledakan kilang minyak ilegal Nigeria tewaskan 37 orang

Share
Sembilan orang tewas dalam serangan mematikan di gedung pengadilan Iran
Ilustrasi - Ilustrasi ledakan. (ANTARA)
Share

POPULARITAS.COM – Sebuah ledakan di kilang minyak ilegal di wilayah Delta Niger, Nigeria menewaskan setidaknya 37 orang pada Selasa.

Ledakan itu terjadi di kawasan Emohua bagian Rivers State saat kilang tersebut memproses minyak mentah, menurut media setempat. Di antara korban tewas ada seorang wanita hamil, sementara banyak lainnya mengalami luka.

Tim pemadam kebakaran telah dikirimkan ke lokasi dan penyelidikan telah dilakukan, menurut keterangan pejabat.

Nigeria memiliki ratusan kilang minyak ilegal dan negara itu memiliki 37 miliar barel cadangan minyak mentah, yang merupakan 3,1% dari cadangan global.

Negara itu juga menjadi 15 negara teratas di dunia dalam hal produksi minyak mentah, dan memiliki cadangan minyak terbesar ke-10 di dunia dan keenam dalam hal ekspor minyak..

Wilayah Delta yang menjadi lokasi banyak kilang minyak, telah mengalami sejumlah aksi sabotase, konflik dan penculikan.

Sumber: Anadolu

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
HeadlineNewsSepakbola

Torres Antar Spanyol Juara Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Kesabaran, disiplin, dan kecerdasan taktik akhirnya membawa Spanyol kembali ke...

InternasionalNews

AS Cabut Larangan TikTok di Perangkat Pemerintah setelah Restrukturisasi

POPULARITAS.COM – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) menyatakan, aturan yang mewajibkan penghapusan...

EkonomiNews

Bertemu Menlu Wang Yi, Menko Airlangga Dorong Kemitraan Strategis hingga Investasi Hijau

POPULARITAS.COM – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto menggelar pertemuan...

InsfrastrukturNews

Pemerintah Aceh Percepat Kegiatan Tambahan TKD Pemulihan Pascabencana Hidrometeorologi

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh terus mempercepat pelaksanaan kegiatan Tambahan Transfer ke Daerah...

Exit mobile version