Home News Lembaga Penjamin Simpanan bayar klaim Rp10 miliar dari tiga BPRS di Aceh yang dilikuidasi
News

Lembaga Penjamin Simpanan bayar klaim Rp10 miliar dari tiga BPRS di Aceh yang dilikuidasi

Share
Lembaga Penjamin Simpanan bayar klaim Rp10 miliar dari tiga BPRS di Aceh yang dilikuidasi
Kepala Kantor Perwakilan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) I, Muhamad Yusron saat memberi sambutan. FOTO : Popularitas.com/Fauzan
Share

POPULARITAS.COM – Kantor Perwakilan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) I, Muhamad Yusron menyebutkan pihaknya telah menangani proses likuidasi terhadap tiga Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Aceh, yaitu BPRS Hareukat pada 2019), BPR Aceh Utara pada 2024 dan BPRS Kota Juang 2024.

“Total klaim yang sudah kami bayarkan kepada para nasabah dari tiga BPR tersebut mencapai Rp10 miliar,” kata Muhammad Yusron saat temu media di Banda Aceh, Jumat (9/5/2025).

Terkait penyebab likuidasi, Yusron menjelaskan sebagian besar disebabkan oleh lemahnya tata kelola dan praktik manajemen yang tidak sehat.

Bahkan, kata Yusron beberapa kasus melibatkan dugaan fraud oleh pegawai atau pengurus bank. “Rata-rata BPR yang dilikuidasi itu karena tata kelolanya tidak baik, sebagian karena fraud. Ini jadi pelajaran penting bagi bank lain,” ujarnya

Selain itu, Yusron juga mengingatkan seluruh bank di Aceh untuk menjalankan prinsip kehati-hatian dan menjaga kesehatan keuangan agar tidak mengalami nasib serupa. “Kami berharap seluruh bank di Aceh tetap sehat dan tidak menjadi pasien LPS. Terapkan tata kelola yang baik, jaga likuiditas, dan patuhi prinsip perbankan yang prudent,” ucapnya

Disamping itu, Yusron meminta agar pegawai bank aktif mengedukasi nasabah bahwa simpanan mereka dijamin oleh LPS. “Petugas bank sebaiknya menjelaskan kepada nasabah bahwa simpanan mereka aman. Kalau ada bank yang bangkrut, simpanannya tetap dijamin maksimal Rp2 miliar,” katanya.

Meski pertumbuhan simpanan tidak signifikan, Yusron menyebutkan bahwa kondisi perbankan di Aceh tetap menunjukkan tren positif. “Pertumbuhan simpanan di Aceh memang tidak terlalu tinggi, tapi tetap ada peningkatan. Alhamdulillah, kondisi perbankan cukup sehat dan stabil. Dana pihak ketiga dan penyaluran kredit juga terus tumbuh,” pungkasnya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
InternasionalNews

Sosok Perempuan Indonesia Dibalik Panggung Megah Penutupan Piala Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Momen penutupan (closing ceremony) Piala Dunia 2026 di New York-New Jersey, Senin...

HukumNews

KPK Bakal Buka Penyidikan Baru Kembangkan Penerimaan Amplop Menhut Raja Juli

POPULARITAS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang mengembangkan penyidikan terkait dugaan...

NewsTeknologi

Prabowo Targetkan Indonesia Punya Pemerintahan Digital Kelas Dunia

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia memiliki pemerintahan digital kelas dunia...

News

Mendagri Prihatin dengan OTT Kepala Daerah, Padahal Sudah Ikut Retret

POPULARITAS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengaku prihatin dengan fenomena...

Exit mobile version