Home News Libur Berakhir, Orang Tua Wajib Siapkan Mental Anak Kembali ke Sekolah
News

Libur Berakhir, Orang Tua Wajib Siapkan Mental Anak Kembali ke Sekolah

Share
Masuk sekolah hari pertama, usai liburan. Poto : HO
Share

POPULARITAS.COM – Masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berakhir.  Terkait masa liburan sekolah yang segera berakhir, psikolog Devi Yanti menekankan, pentingnya peran orang tua dalam membantu menyiapkan kesiapan mental anak sebelum kembali ke bangku sekolah.

Psikolog klinis di Rumah Sakit Jiwa Aceh itu mengatakan, orang tua perlu lebih peka terhadap kondisi emosional anak, seperti munculnya rasa malas hingga cemas untuk kembali bersekolah setelah libur cukup panjang.

“Orang tua butuh memperhatikan kondisi emosi anak, seperti adanya rasa malas, cemas, atau enggan kembali ke sekolah,” ujar Devi, dilansir dari Antara, Minggu (4/1/2026).

Devi menyarankan agar orang tua membangun komunikasi yang terbuka dengan anak. Orang tua diharapkan mendengarkan kekhawatiran,  sekaligus harapan anak menjelang masuk sekolah.

Dalam proses komunikasi tersebut, orang tua bisa membantu anak dengan memberikan gambaran positif tentang aktivitas sekolah, seperti kembali mengikuti pelajaran yang disukai atau bertemu dan bermain dengan teman-teman.

Selain itu, beberapa hari sebelum sekolah dimulai, orang tua disarankan membantu anak menyesuaikan kembali pola tidur dan pola makan yang kemungkinan berubah cukup drastis selama masa liburan.

Devi juga menilai penting bagi orang tua untuk melibatkan anak dalam persiapan sekolah, mulai dari menyiapkan perlengkapan, seragam, hingga menyusun kembali jadwal harian.

“Konsistensi rutinitas disertai dukungan emosional dan suasana rumah yang kondusif akan membantu anak kembali beradaptasi dengan lebih nyaman,” tambahnya.

Terkait penggunaan gawai, Devi mengingatkan orang tua agar menerapkan aturan yang jelas dan konsisten mengenai durasi serta waktu penggunaan gawai berdasarkan kesepakatan bersama anak menjelang akhir liburan.

Selain membatasi gawai, orang tua juga dianjurkan menyiapkan berbagai alternatif aktivitas menyenangkan agar anak tidak bergantung sepenuhnya pada gawai sebagai sumber hiburan.

“Orang tua bisa mengajak anak membuat jadwal harian bersama, menceritakan pengalaman menyenangkan di sekolah, membaca buku, memasak, atau berolahraga bersama,” tutup Devi.

 

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Raih penghargaan Pemred Award 2026, Bank Aceh komit bangun komunikasi publik terbuka dan akuntable

POPULARITAS.COM – PT Bank Aceh Syariah terus berkomitmen untuk bangun komunikasi publik...

NewsSepakbola

4 Pemimpin Dunia Hadiri Final Piala Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Sejumlah presiden dan pemimpin dunia dikabarkan akan menghadiri laga final...

NewsSosial dan Budaya

Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis, Drama Ibu dan Anak Sarat Emosi

POPULARITAS.COM – Industri perfilman Indonesia kembali menghadirkan drama keluarga melalui film Takkan Kubiarkan...

NewsStyle

Jumlah Followers Hotman Paris Langsung Berkurang Seusai Jadi Pengacara Febrie

POPULARITAS.COM – Keputusan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea menjadi kuasa hukum eks...

Exit mobile version