POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh akan memanggil General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Aceh, Eddi Saputra terkait pemadaman listrik berkepanjangan yang dikeluhkan oleh masyarakat selama ini.
Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M Nasir dalam rapat paripurna Penyampaian Nota Keuangan dan Rancangan Qanun Aceh tentang APBA Tahun Anggaran 2026 di Ruang Serba Guna DPRA, Selasa (18/11/2025).
“Ini mungkin nanti kita akan memanggil GM yang baru untuk menanyakan terkait dengan mati lampu,” kata M Nasir.
Nasir mengungkapkan, dirinya sempat melakukan komunikasi dengan pihak PLN. Namun ia baru mengetahui bahwa terjadi pergantian pimpinan di lingkungan PLN UID Aceh.
“Saya sudah berkomunikasi dengan GM-nya, ternyata GM-nya sudah berganti baru. Saya berkomunikasi dengan GM yang lama. Alasannya sangat teknis,” ujarnya.
Nasir menjelaskan, menjelaskan bahwa secara kapasitas energi, Aceh sebenarnya memiliki pasokan listrik yang cukup. Dari total daya sekitar 1,2 juta megawatt, baru sekitar 600 megawatt yang termanfaatkan.
“Kalau secara daya kita masih lebih. Tapi ada persoalan teknis yang setiap ini kita alami,” ucapnya.
Pemerintah Aceh, kata Nasir, akan meminta penjelasan resmi dari PLN untuk memastikan penyebab gangguan berulang dan langkah penanganannya ke depan.
“Mohon waktu nanti kita akan sampaikan mungkin di kesempatan lain setelah kita mendapatkan data yang konkret dari GM PLN tersebut,” pungkasnya.
Sebelumnya, Anggota DPR Aceh, Irfansyah mendesak DPR Aceh dan Pemerintah Aceh untuk segera mengambil langkah tegas dengan memanggil pihak PLN guna meminta klarifikasi dan membuka informasi secara transparan kepada publik.
“Ketika terjadi pemadaman, jangan sampai itu menjadi keresahan publik. Mereka harus mempublikasikan apa persoalannya,” tegasnya.
Irfansyah menilai perlunya terobosan kebijakan antara Pemerintah Aceh, DPR Aceh, dan PLN agar persoalan listrik tidak terus berulang setiap tahun. Ia meminta semua pihak duduk bersama menyusun solusi permanen
“Kita mau ada skema khusus Pemerintah Aceh dan DPR Aceh kepada PLN, sehingga persoalan listrik ini bisa tuntas,” pungkasnya.

Leave a comment