Home Kesehatan Mahasiswa Aceh Dari Natuna tak Perlu Diperiksa Kesehatan Lagi
KesehatanNews

Mahasiswa Aceh Dari Natuna tak Perlu Diperiksa Kesehatan Lagi

Share
Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, Hubei, Tiongkok saat melakukan senam bersama prajurit TNI di Hanggar Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Kamis (6/2). (Antara)
Share

BANDA ACEH (popularitas.com) – Dinas Kesehatan Aceh menyatakan mahasiswa asal daerah itu yang telah mengikuti masa observasi terkait Virus Corona di Natuna tidak perlu diperiksa kesehatannya lagi saat tiba di Aceh sekembali dari Natuna, Kepulauan Riau.

Kepala Dinas Kesehatan Aceh Hanif mengatakan bahwa hal itu dilakukan mengingat para mahasiswa tersebut telah mengikuti masa observasi dengan menjalani pemeriksaan kesehatan yang intensif, guna memastikan apakah mereka terduga terpapar Virus Corona atau tidak.

“Mereka sudah menjalani masa observasi. Selama masa observasi diperiksa kesehatannya satu dari dua kali, pagi dan sore,” katanya di Banda Aceh, Selasa, 11 Februari 2020.

Dia menyebutkan setelah mengikuti observasi tersebut maka 243 mahasiswa Indonesia itu akan dibekali kartu penanda, sehingga jika suatu saat kondisi kesehatan mereka sakit maka disegerakan ke rumah sakit atau fasilifas kesehatan lainnya.

“Dengan memperlihatkan kartu itu. Untuk pemeriksaan (pascapulang) mereka tidak perlu lagi. Begitu tiba (di Aceh) nanti kami tunggu instruksi pemerintah pusat, kalau instruksi langsung pulang, ya kami pulangkan,” katanya.

Dia menambahkan, posko komunikasi Pemerintah Aceh dalam penanganan mahasiswa Aceh di China,yang selama ini di Dinas Sosial Aceh telah dipindahkan ke Dinas Kesehatan Aceh, mengingat penanganan selanjutnya lebih kepada aspek kesehatan mahasiswa tersebut.

Kata dia, Pemerintah Aceh ke depan ini lebih fokus kepada pencegahan penyebaran Virus Corona kepada masyarakat Aceh. Jika pun ada warga yang terduga terinfeksi, maka pemerintah telah mempersiapkan berbagai fasilitas untuk penanganannya.

“Kami juga sudah siapkan APD (alat pelindung diri) bagi petugas kalau nanti kejadian. APD ada 200 set yang kami pesan,” katanya. (ANT)

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Tuding demo BEM UI untuk menjarah, Dokter Ayu dipecat dari Klinik First Care

POPULARITAS.COM – Manajemen Klinik First Care, akhirnya memberhentikan dr Ayu Bopha Devi...

News

Aroma kuah kari dan Shalawat Rasul untuk tanah Japakeh yang ingin bangkit

POPULARITAS.COM – Aroma kari menguar lebih dulu, jauh sebelum tenda-tenda itu tampak...

News

Dinilai tak layak, BGN tutup 2 ribu dapur MBG 

POPULARITAS.COM – Sebanyak lebih dari 2.000 dapur MBG di seluruh Indonesia, ditutup...

News

Komunitas pegiat sejarah dan budaya berduka, Piet Rusdi Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Aceh meninggal dunia

POPULARITAS.COM – Komunitas pegiat sejarah dan budaya Aceh, Piet Rusdi meninggal dunia....

Exit mobile version