Home Hukum Mantan Ketua KY Jaja Ahmad Jayus dibacok
HukumNews

Mantan Ketua KY Jaja Ahmad Jayus dibacok

Share
Mantan Ketua Komisi Yudisial Jaja Ahmad Jayus. (ANTARA/HO-Website Komisi Yudisial)
Mantan Ketua Komisi Yudisial Jaja Ahmad Jayus. (ANTARA/HO-Website Komisi Yudisial)
Share

POPULARITAS.COM – Mantan Ketua Komisi Yudisial (KY) Periode 2018-2020 Jaja Ahmad Jayus dikabarkan menjadi korban pembacokan di perumahan yang berada di Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo mengatakan peristiwa itu diduga terjadi pada Selasa (28/3/2023) pukul 15.00 WIB di Komplek Griya Bandung Asri (GBA) Blok F.

“Benar dan sudah dalam penanganan Polresta Bandung ya,” kata Kusworo, dikutip dari laman Antara, Rabu (29/3/2023).

Akibat pembacokan itu, menurutnya Jaja mengalami luka di bagian lehernya. Kini Jaja pun telah dilarikan ke Rumah Sakit Mayapada yang berada di Jalan Terusan Buahbatu, Kota Bandung, Jawa Barat.

Kusworo memastikan pula kasus pembacokan terhadap Jaja itu kini sudah ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandung. Kini polisi telah melakukan penyelidikan.

Jaja merupakan Ketua Komisi Yudisial yang menjabat sejak Juli 2018 hingga Desember 2020. Jaja diketahui merupakan warga yang berdomisili di Bandung.

Jaja terpilih menjadi Anggota Komisi Yudisial (KY) untuk dua periode, yaitu tahun 2010-2015 dan tahun 2015-2020.

Share
Tulisan Terkait
InternasionalNews

Andy Burnham Resmi Jadi Perdana Menteri Inggris Usai Bertemu Raja Charles

POPULARITAS.COM – Andy Burnham resmi menjadi Perdana Menteri Inggris pada Senin 20...

NewsSosial dan Budaya

13 Nama Jalan di Aceh Barat Daya Segera Berganti

  POPULARITAS.COM –  Sebanyak 13 nama ruas jalan di Aceh Barat Daya...

InternasionalNews

Sosok Perempuan Indonesia Dibalik Panggung Megah Penutupan Piala Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Momen penutupan (closing ceremony) Piala Dunia 2026 di New York-New Jersey, Senin...

HukumNews

KPK Bakal Buka Penyidikan Baru Kembangkan Penerimaan Amplop Menhut Raja Juli

POPULARITAS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang mengembangkan penyidikan terkait dugaan...

Exit mobile version