POPULARITAS.COM – Menteri Agama RI Nasaruddin Umar, mencanangkan setiap 10 Muharram menjadi Lebaran anak-anak yatim dan kelompok penyandang disabilitas.
“Kita akan membuat semacam tradisi baru di Indonesia setia tanggal 10 Muharam itu kita peringati dengan acara membebaskan anak-anak yatim dan kelompok difabel,” kata Nasaruddin dalam acara Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas” di kantor Kemenag, Jakarta, Kamis (25/6/2026).
Nasaruddin mengatakan, pihaknya akan menghimpun para donatur seperti Baznas, Badan Wakaf Indonesia (BWI), Lembaga Amil Zakat (LAZ) dan lainnya untuk membantu anak-anak yatim dan penyandang disabilitas pada 10 Muharram. Dia mengatakan, langkah tersebut sebagai upaya membantu mereka dari berbagai macam penderitaan.
“Selama ini kita berpuasa saja kan? Nah, kita kembalikan tradisi Betawi sebetulnya ini ya, Lebaran yatim itu di mana-mana ya. Nah, sekarang kita mengindonesiakan tradisi seperti ini,” ujarnya.
Nasaruddin mengatakan, ide menjadikan 10 Muharram menjadi Lebaran Yatim dan kelompok penyandang disabilitas tercetus mengingat bulan Muharram adalah hari berkasih sayang.
“Ya, karena memang dianjurkan kita untuk berkasih sayang pada bulan Muharram. Muharram itu gencatan senjata. Pada masa Nabi tidak boleh ada peperangan pada bulan Muharram. Makanya disebut haram, ya kan? Muharram,” ucap dia.
Hari Asyura yang diperingati setiap 10 Muharram merupakan salah satu hari istimewa dalam kalender Islam. Tanggal ini berada di bulan Muharram, yakni bulan pertama dalam penanggalan Hijriah yang termasuk bulan mulia bagi umat Islam.
Hari Asyura tidak hanya dikenal sebagai hari yang penuh berkah, tetapi juga dikaitkan dengan berbagai peristiwa penting dalam sejarah para nabi. Di antara peristiwa tersebut adalah saat perahu Nabi Nuh berlabuh dan sejajar dengan Bukit Al-Judi setelah banjir besar.
Pada hari yang sama, Nabi Idris diangkat ke tempat yang tinggi oleh Allah dan taubat Nabi Adam diterima.
Selain itu, Nabi Isa diangkat ke langit oleh Allah, taubat Nabi Daud diterima, penyakit Nabi Ayyub disembuhkan, Nabi Yunus diselamatkan dari perut ikan, dan Nabi Ibrahim diselamatkan dari api Namrud.
Karena itu, umat Islam memandang 10 Muharram sebagai momentum untuk meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Selain memperbanyak doa dan amal saleh, umat Islam juga dianjurkan menjalankan puasa Asyura. Ibadah sunnah ini diyakini memiliki keutamaan besar, termasuk menjadi sebab diampuninya dosa-dosa selama setahun yang lalu.


Leave a comment