Home News Mengapa Dunia Butuh Sejuta Bidan Lagi?
News

Mengapa Dunia Butuh Sejuta Bidan Lagi?

Share
Share

POPULARITAS.COM – Setiap tanggal 5 Mei diperingati sebagai Hari Bidan Internasional yang tahun ini mengangkat tema mendesak “One Million More Midwives” guna merespons krisis kekurangan tenaga medis global yang kian mengancam keselamatan ibu dan bayi baru lahir.

Melansir International Midwives (ICM) (3/2/2026) menegaskan bahwa tanpa investasi masif pada sektor kebidanan, banyak negara akan terus menghadapi risiko kegagalan sistem kesehatan primer dan penurunan kualitas layanan persalinan secara drastis.

Kesenjangan jumlah tenaga kerja ini bukan sekadar angka, melainkan realitas pahit yang berdampak pada buruknya hasil kesehatan bagi keluarga dan meningkatnya beban kerja bidan yang ada hingga di luar batas kemampuan.

Krisis ini menuntut tindakan nyata dari para pembuat kebijakan untuk segera memperkuat sektor pendidikan dan kepemimpinan bidan di seluruh dunia.

Bidan adalah penyedia layanan utama untuk kesehatan reproduksi, maternal, hingga asuhan bayi baru lahir. Namun, banyak dari mereka yang saat ini bekerja tidak diberikan ruang untuk menjalankan praktik secara penuh sesuai kompetensi mereka akibat kendala regulasi.

Investasi pada bidan diklaim sebagai salah satu investasi terpintar yang bisa diambil oleh suatu negara untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Berdasarkan data dari ICM dan WHO, berikut adalah dampak nyata jika kebutuhan satu juta bidan terpenuhi:

Menekan risiko kematian: Penambahan bidan yang teredukasi sesuai standar internasional mampu menurunkan angka kematian ibu dan bayi secara signifikan.

Mengurangi intervensi medis berlebih: Bidan membantu mengurangi penggunaan prosedur medis yang tidak perlu, sehingga biaya kesehatan menjadi lebih efisien.

Asuhan yang manusiawi: Memberikan pengalaman persalinan yang lebih personal, aman, dan menghargai hak-hak perempuan sepanjang masa kehamilan hingga pascapersalinan.

“Berinvestasi pada bidan bukan hanya hal yang benar untuk dilakukan, tetapi juga merupakan langkah strategis yang paling cerdas bagi sistem kesehatan mana pun,” tulis pernyataan resmi International Midwives.

Di samping pemenuhan jumlah, cara pemberian layanan juga menjadi fokus utama dalam peringatan tahun ini.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) (5/5/2026) mendorong transisi ke Midwifery Models of Care (MMoC), sebuah model yang mengedepankan kesinambungan perawatan.

Dalam model ini, bidan bertindak sebagai penyedia layanan utama yang mendampingi ibu mulai dari masa kehamilan, saat melahirkan, hingga periode nifas.

Pendekatan ini terbukti memberikan hasil kesehatan yang lebih baik dan pengalaman yang lebih positif bagi keluarga karena adanya hubungan kepercayaan yang terbangun sejak awal.

Namun, transisi ini masih terhambat oleh masalah organisasi dan pendanaan. WHO menekankan bahwa tanpa penguatan kepemimpinan bidan dan integrasi yang adil dalam sistem kesehatan, upaya untuk memberikan asuhan yang berkualitas dan setara bagi semua perempuan akan sulit tercapai.

“Bukti global secara konsisten menunjukkan bahwa kontinuitas asuhan oleh bidan yang dikenal berhubungan dengan hasil kesehatan yang lebih baik, peningkatan pengalaman bagi perempuan, serta penggunaan sumber daya kesehatan yang jauh lebih efisien,” tulis WHO dalam catatan teknisnya mengenai penguatan model asuhan kebidanan.

 

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Terima WTP dari BPK RI, Bupati Abdya : Bukti tata kelola keuangan transparan

POPULARITAS.COM – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kembali menorehkan prestasi membanggakan...

InternasionalNews

Demo Guru di Meksiko Jelang Piala Dunia: Urusan Kami Lebih Penting dari Sepak Bola

POPULARITAS.COM – Jelang dimulainya Piala Dunia 2026, situasi di ibu kota Meksiko...

News

BMKG: Aceh Masih Berpotensi Dilanda Hujan Lebat hingga Angin Kencang

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I...

InternasionalNews

Kebakaran Hotel Tewaskan 21 Orang di India, Mayoritas Warga Asing

POPULARITAS.COM – Kebakaran hebat melanda sebuah hotel di New Delhi pada Rabu...

Exit mobile version