Home Teknologi Miliki nilai oktan 98,1 Bobibos bakal jadi BBM murah dan ramah lingkungan
Teknologi

Miliki nilai oktan 98,1 Bobibos bakal jadi BBM murah dan ramah lingkungan

Share
Miliki nilai oktan 98,1 Bobibos bakal jadi BBM murah dan ramah lingkungan
Bensin ramah lingkungan Bobibos (Beritasatu.com/Saepul Jaenudin)
Share

POPULARITAS.COM – Bobibos resmi diperkenalkan ke publik. Jenis bahan bakar tersebut diklain ramah lingkungan, bersih dan bahkan harganya jauh lebih murah dibandingkan dengan produk milik PT Pertamina.

Bobibos merupakan biofuel yang berasal dari singkatan bahan bakar original buatan Indonesia, Boss. BBM ini jadi viral usai diperkenalkan secara resmi.

Bobibos merupakan BBM inovasi dari warga Jonggol, Bogor. Produk ini merupakan bahan bakan bakar cair organik berbasis tumbuhan atau biofuel.

Founder Bobibos M Ikhlas Thamrin dalam keterangannya, Rabu (5/11/2025) mengatakan bahwa, produk yang ia ciptakan hadir dalam dua versi, yani merah untuk bahan bakar diesel dan putih untuk mesin bensin.

“Berasal dari limbah pertanian, bahan bakunya sangat melimpah dan tidak perlu ditanam secara khusus. Cukup diolah langsung,” kata M Ikhlas Thamrin, founder Bobibos.

Ikhlas mengklaim harga Bobibos hanya sepertiga dari harga BBM Pertamina sekelas RON 98. Selain itu, emisi pembakarannya juga jauh lebih bersih. “Pembakaran sempurna, asapnya bersih tanpa bau khas bahan bakar fosil,” ujarnya.

Peluncuran Bobibos di Jonggol disaksikan langsung Anggota Komisi VII DPR, Mulyadi. Ia menyebut produk ini bisa menjadi solusi untuk mengurangi ketergantungan impor BBM nasional.

“Kebutuhan BBM kita 1,5–1,6 juta barel per hari. Produksi dalam negeri hanya 850.000 barel. Sisanya, sekitar 500.000 barel, masih impor,” ujar Mulyadi.

Menurutnya, inovasi seperti Bobibos bisa membantu pemerintah menekan beban subsidi energi. “Kalau subsidi energi bisa dialihkan ke pendidikan dan kesehatan, gaji guru bisa lebih layak. Ini bentuk kemandirian energi,” jelasnya.

Mulyadi juga memastikan Bobibos sudah diuji dan mendapat sertifikasi dari Lemigas. “Nilai oktannya 98,1, lebih tinggi dari Pertamina Turbo yang 98. Artinya, kualitasnya sangat layak,” ujarnya.

Mulyadi menegaskan, Bobibos bukan pengganti bahan bakar fosil, melainkan alternatif energi baru terbarukan (EBT). “Kita tidak ingin bersaing. Ini hanya opsi untuk masyarakat. Ada kendaraan listrik, ada yang pakai BBM fosil, dan kini ada yang berbasis nabati,” kata Mulyadi.

Ia menambahkan, proses izin produksi dan distribusi tetap akan mengikuti regulasi dari pemerintah pusat. “Kita akan koordinasi dengan Dirjen Energi Baru Terbarukan terkait perizinan,” ujarnya.

Ikhlas menyebut riset Bobibos sudah dilakukan selama lima tahun dengan lebih dari seratus kali percobaan. Hasilnya, bahan bakar ini menghasilkan emisi mendekati nol. “Kita sudah uji, emisinya 0 dan kadar O₂-nya naik. Artinya, pembakarannya sempurna,” katanya.

Menurutnya, bahan baku Bobibos bisa ditemukan di seluruh wilayah Indonesia tanpa tergantung jenis tanah. “Tanaman bahan baku ini tumbuh di mana saja, jadi bisa diproduksi dari Sabang sampai Merauke. Bobibos ini hadir untuk masyarakat. Murah, ramah lingkungan, dan karya anak bangsa,” tutup Mulyadi.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
NewsTeknologi

Komdigi: Pengguna SIM Card Lama Tak Wajib Registrasi Face Recognition

POPULARITAS.COM – Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital, Edwin Hidayat...

NewsTeknologi

Bocoran Spek Dewa iPhone 18 Pro Max yang Siap Meluncur 2026

POPULARITAS.COM – Perbincangan mengenai kehadiran  Apple iPhone 18 Pro Max kini tengah memuncaki tren...

Teknologi

Jaga kesehatan mata, gunakan laptop layar OLED, ini 5 lima keunggulannya

POPULARITAS.COM – Saat ini, banyak orang yang mencari laptop dengan layar yang...

EdukasiTeknologi

Harga DDR5 Anjlok di China, Penimbun RAM Panik Usai Google Rilis TurboQuant

POPULARITAS.COM – Harga modul DDR5 di pasar ritel China mengalami penurunan tajam...

Exit mobile version