Home News Nadiem Akui Masalah Pendidikan Vokasi Tak Siap untuk Industri
News

Nadiem Akui Masalah Pendidikan Vokasi Tak Siap untuk Industri

Share
Kasus dugaan korupsi di Kemendikbudristek Rp9,982 triliun, Kejagung akan periksa Nadiem Makarim
Share

POPULARITAS.COM – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim buka-bukaan soal sejumlah masalah yang dihadapi pendidikan vokasi di bawah Kemendikbud.

Menurut Nadiem, pendidikan vokasi saat ini belum bisa memenuhi kebutuhan industri. Dia mengatakan lembaga penyelenggara pendidikan vokasi masih dirundung sejumlah persoalan, mulai dari kurikulum, kualitas pekerja lulusan, siswa maupun guru.

“Namun pada kenyataannya masih banyak tantangan pendidikan vokasi,” ujar Nadiem dalam webinar, Selasa (4/5).

Kemendikbudristek di bawah Nadiem memang tengah berusaha mengembangkan sekolah vokasi dan mendekatkannya dengan pasar industri. Namun, katanya, kondisi sekolah tersebut saat ini dinilai belum siap memenuhi kebutuhan industri.

Sejumlah masalah itu meliputi kurikulum yang tidak selaras dengan kompetensi industri, rendahnya kompetensi dan kesiapan mental pekerja lulusan, serta minimnya kualitas guru.

Selain itu, menurut Nadiem, sekolah vokasi juga minim fasilitas sarana prasarana, termasuk kurang kerja sama dengan perusahaan lembaga pemerintah, dan dunia industri.

Nadiem mengatakan kondisi itulah yang membuat Kemendikbud saat ini tengah merancang program SMK Pusat Keunggulan. Lewat program itu, ia ingin SMK semakin relevan dengan dunia kerja melalui 8 link and match.

“Sejumlah tantangan tersebutlah yang menjadi dasar perancangan program SMK Pusat Keunggulan yang mengedepankan keselarasan yang mendalam dan menyeluruh,” katanya.

Lebih lanjut, Nadiem juga akan mengarahkan kebijakan pendidikan vokasi sebagai solusi bagi tantangan dan kebutuhan masyarakat melalui kreativitas dan inovasi. Untuk itu, dalam waktu dekat, pihaknya akan merilis mutu pengembangan kampus vokasi.

“Pengembangan pendidikan vokasi telah menjadi satu poin fokus isu nasional sebagai bagian dari upaya peningkatan SDM,” kata Nadiem.

Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan model pendidikan vokasi di dalam negeri masih bermasalah. Hal itu tercermin dari tingkat pengangguran terbuka (TPT) Indonesia yang masih didominasi oleh lulusan SMK.

Merujuk data pengangguran terbuka yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) angka TPT mencapai 13,55 persen.

“Hal ini menunjukkan bahwa tidak terjadinya link and match antara pendidikan vokasi dengan pasar tenaga kerja,” ucap Ida dalam Tempo Indonesia Outlook 2021, Jumat (11/12).

Sumber: CNN

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
EkonomiNews

Misi Dagang Aceh-Jatim Catat Transaksi Rp1,079 Triliun

POPULARITAS.COM  – Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) menyambut baik pelaksanaan misi...

InternasionalNews

Eksekusi Mati Pezina di Tanah Suci, Hubungan Saudi dan Bangladesh Memanas

POPULARITAS.COM –  Hubungan bilateral Bangladesh dan Kerajaan Arab Saudi tengah diuji. Baru-baru...

News

Satgas PRR Aceh Paparkan Progres Pemulihan Pascabencana di Berbagai Sektor Strategis

POPULARITAS.COM –  Pemerintah menegaskan akan terus mengoptimalkan upaya percepatan pemulihan Aceh pascabencana...

News

3 Hal yang Disampaikan Sekjen PBB Saat Bertemu Prabowo

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)...

Exit mobile version