Home News Nazir Baitul Asyi: Wakaf Jamaah Haji Aceh tak Terputus Hingga Kiamat
News

Nazir Baitul Asyi: Wakaf Jamaah Haji Aceh tak Terputus Hingga Kiamat

Share
Share

RIYADH (popularitas.com) – Jemaah haji asal Aceh menerima pembagian dana Wakaf Baitul Asyi sebesar 1.200 Riyal atau sekitar Rp4,5 juta per orang. Dana tersebut dibagikan oleh nadzir/pengelola Wakaf Baitul Asyi kepada jemaah setibanya di Mekah.

Wakaf jemaah Aceh merupakan wakaf produktif yang dikelola Baitul Asyi, yang berupa hotel dan perumahan di sekitar Masjidil Haram. Jemaah yang berhak menerima dana ini hanya mendapatkan kartu khusus yang ditandatangani Gubernur Aceh.

Nadzir Wakaf Baitul Asyi, Syeikh Abdullatif Baltou, mengatakan jemaah haji Aceh patut berbahagia karena memiliki wakaf yang tidak pernah terputus hingga hari kiamat. Harta wakaf yang diamanahkan Habib Bugak ini merupakan wakaf umum yang diperuntukkan jemaah Aceh.

“Harta wakaf ini tak akan pernah terputus. Selamanya, selama masih di dunia sampai hari kiamat nanti,” kata Syeikh Baltou di hotel jemaah haji Aceh, di kawasan Syisyah, Arab Saudi, Senin, 29 Juli 2019.

Dia menambahkan, “Kami akan menjaga dan merawat dengan baik, menginfakkan kepada yang telah diamanahkan Habib Bugak untuk masyarakat Aceh dan Allah menjaganya, Allah memeliharanya.”

Staf pengelola Baitul Asyi, Jamaluddin Affan mengemukakan, Wakaf Baitul Asyi mengamanahkan harta wakaf untuk bagi jemaah haji yang datang dari Aceh. Lalu penduduk Mekah keturunan Aceh yang sudah menjadi warga negara Arab Saudi, maupun yang tidak menetap di Mekah akan diberi tempat tinggal.

“Kemudian mahasiswa yang menuntut ilmu di Mekah, ini berkah mendapat wakaf Habib Bugak Asyi,” ujar Jamaluddin.

Salah seorang jemaah asal Aceh Kloter 4, Djufri mengaku senang dengan pengelolaan dana wakaf Baitul Asyi. Menurutnya, menginfakkan harta melalui wakaf maupun zakat tidak akan pernah hilang.

Rencananya, uang yang diterimanya dari dana wakaf Baitul Asyi ini sebagiannya akan dititipkan untuk berqurban di Masjidil Haram. “Sisanya mungkin nanti bisa dimanfaatkan di Aceh, untuk wakaf Alquran di masjid-masjid,” kata Djufri.*

Sumber: VIVA.co.id

Share
Tulisan Terkait
InternasionalNews

Demo Guru di Meksiko Jelang Piala Dunia: Urusan Kami Lebih Penting dari Sepak Bola

POPULARITAS.COM – Jelang dimulainya Piala Dunia 2026, situasi di ibu kota Meksiko...

News

BMKG: Aceh Masih Berpotensi Dilanda Hujan Lebat hingga Angin Kencang

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I...

InternasionalNews

Kebakaran Hotel Tewaskan 21 Orang di India, Mayoritas Warga Asing

POPULARITAS.COM – Kebakaran hebat melanda sebuah hotel di New Delhi pada Rabu...

News

Dolar AS Menguat, Harga Obat Naik hingga 10 Persen

POPULARITAS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali tertekan hingga...

Exit mobile version