Home News Pariah Butuh Tenda untuk Tempat Tinggal dan Sekolah Darurat
News

Pariah Butuh Tenda untuk Tempat Tinggal dan Sekolah Darurat

Share
Kondisi Kampung Pantan Nangka, Kecamatan Linge, Aceh Tengah pasca dilanda banjir bandang akhir November 2025. Foto : HO | Popularitas.com.
Share

POPULARITAS.COM –Derasnya banjir bandang yang membawa gelondongan kayu meninggalkan trauma mendalam bagi masyarakat Kampung Pantan Nangka, Kecamatan Linge. SD Negeri 11 Linge, yang berada dekat bantaran sungai, menjadi salah satu fasilitas umum yang terdampak langsung akibat luapan air sungai yang naik secara tiba-tiba.

Sebanyak 57 Kepala Keluarga (KK) terdampak dalam peristiwa tersebut. Air bah tidak hanya merendam rumah masyarakat, tetapi juga menghancurkan bangunan sekolah dengan material kayu besar yang terbawa arus deras.

Kepala SD Negeri 11 Linge, Pariah menjadi saksi mata langsung dahsyatnya bencana tersebut. Rumahnya yang berada tepat di samping ikut sekolah terdampak, membuatnya langsung mengalami ketakutan malam mencekam itu.

“Air mulai naik sejak pagi tanggal 26 Desember, tapi puncaknya terjadi sekitar jam satu malam. Tidak pernah terpikir air bisa mencapai itu dan membawa kayu-kayu besar,” kata Pariah dalam keterangganya, Sabtu (3/1/2025).

Pariah menceritakan hujan turun terus-menerus selama tiga hari berturut-turut tanpa henti. Kondisi tersebut membuat debit sungai meningkat drastis. Sekitar pukul setengah lima pagi, udara sudah mulai masuk ke area sekolah.

Atas arahan kepala desa, Pariah dievakuasi ke posko pengungsian. Namun, sempat terjebak di dalam rumah dan tidak bisa keluar akibat derasnya arus. Berkat doa dan pertolongan Allah SWT, anaknya berhasil selamat.

“Ini kejadian pertama yang benar-benar seperti banjir bandang yang biasa kami lihat di televisi. Sekarang kami sendiri yang merasakannya,” ujarnya.

Trauma pun masih dirasakan hingga kini. Setiap hujan turun, rasa cemas dan takut kembali menghantui masyarakat, termasuk Pariah yang mengaku sulit tidur meski hujan tidak terlalu deras.

Pariah berharap pemerintah dapat segera mendirikan tenda darurat, tidak hanya sebagai tempat tinggal sementara bagi warga, tetapi juga sebagai fasilitas sekolah sementara agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan.

“Insya Allah tanggal 5 Januari kami ingin sekolah sudah berjalan, meskipun di tenda. Yang penting anak-anak tidak kehilangan hak belajar”, pungkasnya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
EkonomiNews

Mualem Panggil Kepala BPMA Bahas Blok Andaman dan Pipa Gas

POPULARITAS.COM – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem memanggil Kepala Badan Pengelola Migas Aceh...

News

Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’

POPULARITAS.COM – Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, rabu (3/6/2026), resmi luncurkan bukunya....

News

Gerindra Pidie Jaya : Pergantian pimpinan BGN perkuat program MBG

POPULARITAS.COM – Politikus partai Gerindra di Pidie Jaya, Fakhrurrazi mendukung penuh kebijakan...

InternasionalNews

Krisis Demografi Makin Nyata, Jepang Kehilangan 3 Juta Penduduk dalam 5 Tahun

POPULARITAS.COM – Jepang tengah menghadapi krisis demografi yang kian mengkhawatirkan. Dalam lima...

Exit mobile version