Home News Pasien Probable Covid-19 Lari dari RSUD Sultan Iskandar Muda Nagan Raya
News

Pasien Probable Covid-19 Lari dari RSUD Sultan Iskandar Muda Nagan Raya

Share
Pasien Probable Covid-19 Lari dari RSUD Sultan Iskandar Muda Nagan Raya
Dokumentasi - Petugas kesehatan bersama prajurit TNI dan Polri bersiap melakukan penjemputan terhadap SB (43) seorang pasien posiitif COVID-19 di kawasan Desa Padang Panyang, Kecamatan Kuala Pesisir, Nagan Raya, Aceh setelah sebelumnya dua kali berhasil kabur dari rumah sakit, Senin (28/9/2020) petang. ANTARA/HO-Humas Dinkes Nagan Raya
Share

POPULARITAS.COM – Seorang pasien berstatus probable COVID-19 bernama Fatani, warga Desa Ujong Krueng, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh melarikan diri dari ruang rawat di RSUD Sultan Iskandar Muda, Nagan Raya, Aceh saat akan dirawat di ruang isolasi.

Saat kabur, pasien ini juga turut membawa catatan rekam medis (status) yang memuat diagnosa medis terhadap penyakit yang ia derita.

“Jadi, pasien ini kabur saat mau dipindahkan ke ruang khusus dari ruang rawat umum di rumah sakit,” kata Dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nagan Raya, Aceh, dr Rosida Hanum Spesialis Penyakit Paru, Minggu (18/10/2020) dilansir Antara.

Menurutnya, pasien bernama Fatani nekat kabur dari ruang perawatan rumah sakit karena diduga tidak bersedia dirawat di ruang isolasi khusus pasien COVID-19.

Padahal, sesuai hasil pemeriksaan medis yang dilakukan terhadap pasien tersebut, kata dokter Rosida Hanum, pasien ini diduga memiliki gejala (probable) COVID-19, sehingga penanganan medis harus dilakukan di ruang khusus.

Karena pasien berhasil kabur, pihaknya kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kabupaten Nagan Raya, Aceh termasuk kepada pihak TNI agar dilakukan pencarian kepada pasien.

Apalagi saat melarikan diri, pasien juga membawa serta catatan rekam medis dari rumah sakit setempat.

“Saat ditemui tim, pasiennya tidak mau kembali ke rumah sakit, kami tidak bisa mengintervensi pasien karena itu adalah hak pasien ketika berada di luar rumah sakit,” kata dokter Rosida Hanum menuturkan.

Meski pasien tidak mau kembali dirawat, namun kemudian catatan rekam medis yang sebelumnya dibawa kabur oleh pasien akhirnya berhasil ditemukan kembali dan kini catatan rekam medis tersebut sudah berada kembali di rumah sakit, tuturnya.

Sementara itu, catatan ANTARA, kasus kaburnya pasien COVID-19 dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Iskandar Muda Nagan Raya, Aceh, bukan kali ini terjadi.

Pada Senin, 28 September 2020 lalu, kasus serupa juga terjadi setelah pasien berinisial SB (43) warga Desa Padang Panyang, Kecamatan Kuala Pesisir, Nagan Raya, Aceh juga berhasil kabur dua kali dari rumah sakit milik pemerintah daerah setempat, meski akhirnya berhasil dijemput kembali Tim GTPP COVID-19 Nagan Raya di rumahnya dan kemudian dirawat di Rumah Sehat Kabupaten Nagan Raya.[acl]

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Terima WTP dari BPK RI, Bupati Abdya : Bukti tata kelola keuangan transparan

POPULARITAS.COM – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kembali menorehkan prestasi membanggakan...

InternasionalNews

Demo Guru di Meksiko Jelang Piala Dunia: Urusan Kami Lebih Penting dari Sepak Bola

POPULARITAS.COM – Jelang dimulainya Piala Dunia 2026, situasi di ibu kota Meksiko...

News

BMKG: Aceh Masih Berpotensi Dilanda Hujan Lebat hingga Angin Kencang

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I...

InternasionalNews

Kebakaran Hotel Tewaskan 21 Orang di India, Mayoritas Warga Asing

POPULARITAS.COM – Kebakaran hebat melanda sebuah hotel di New Delhi pada Rabu...

Exit mobile version